Trio Pemain Asing PSIS Semarang 2026/2027, Jadi Tumpuan Kejar Promosi

- PSIS Semarang melengkapi kuota tiga pemain asing untuk Championship 2026/2027: penyerang Brasil Raffinha, striker Inggris Deri Corfe, dan gelandang serang Argentina Jonathan Bustos.
- Raffinha dipertahankan setelah mencetak empat gol dalam 10 laga musim lalu, sementara Deri direkrut sebagai opsi baru untuk memperkuat lini depan.
- Bustos, yang berpengalaman di sepak bola Indonesia, diproyeksikan menghidupkan kreativitas serangan dan memasok bola bagi Raffinha serta Deri demi target promosi ke Super League.
Semarang, IDN Times - PSIS Semarang melengkapi amunisi asing untuk mengarungi Championship 2026/2027. Tiga pemain dari tiga negara bakal menjadi bagian dari perjuangan Mahesa Jenar mengejar satu target besar, yakni promosi ke Super League.
Mereka adalah penyerang Brasil Rafael de Sa Rodrigues alias Raffinha, striker Inggris Deri Corfe, serta gelandang serang Argentina Jonathan Ezequiel Bustos. Bustos menjadi kepingan terakhir yang membuat kuota tiga pemain asing PSIS lengkap.
Ketiganya menawarkan karakter berbeda. Raffinha sudah membuktikan ketajamannya bersama PSIS musim lalu, Deri menjadi amunisi baru di lini depan, sedangkan Bustos datang membawa pengalaman panjang di sepak bola Indonesia untuk menghidupkan kreativitas lini tengah.
Lantas, seperti apa profil tiga legiun asing yang bakal menjadi tumpuan PSIS musim ini?
1. Raffinha, mesin gol Brasil yang sudah teruji bersama PSIS

Raffinha menjadi satu-satunya pemain asing musim lalu yang dipertahankan PSIS. Penyerang berusia 34 tahun tersebut memiliki nama lengkap Rafael de Sa Rodrigues dan berasal dari Brasil.
Ia bergabung dengan Mahesa Jenar pada putaran ketiga Championship 2025/2026. Meski hanya menjalani 10 pertandingan, Raffinha mampu membukukan empat gol.
Kontribusi tersebut menjadi salah satu alasan manajemen kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk musim 2026/2027. Selain produktivitas, etos kerja dan profesionalismenya selama bersama tim turut menjadi pertimbangan.
Sebelum memperkuat PSIS, Raffinha juga sudah kenyang pengalaman di sepak bola Indonesia. Salah satu periode paling produktifnya terjadi bersama PSIM Yogyakarta dengan torehan 20 gol dari 25 pertandingan liga pada musim 2024/2025.
Artinya, PSIS tak hanya mengandalkan striker yang sudah mengenal karakter kompetisi, tetapi juga pemain yang tidak perlu memulai proses adaptasi dari nol.
Tantangan Raffinha sekarang adalah meningkatkan produktivitasnya dan menjadi salah satu sumber gol utama Mahesa Jenar dalam perburuan tiket promosi.
2. Deri Corfe, striker Inggris jadi wajah baru lini depan

Berbeda dengan Raffinha, Deri Corfe menjadi wajah baru dalam komposisi pemain asing PSIS musim 2026/2027. Penyerang asal Inggris tersebut direkrut untuk menambah opsi di lini depan Mahesa Jenar.
Kehadiran Deri membuat PSIS memiliki dua pemain asing yang berorientasi menyerang. Dengan Raffinha yang telah mengenal tim, Deri menawarkan pilihan berbeda bagi tim pelatih dalam meracik lini depan.
Ia juga menjadi satu dari tiga pemain asing yang didaftarkan PSIS untuk musim 2026/2027 bersama Raffinha dan Bustos. Sejumlah laporan terbaru mengenai komposisi skuad PSIS mengonfirmasi ketiga nama tersebut sebagai trio asing Mahesa Jenar.
Dengan target promosi ke Super League, performa Deri akan menarik ditunggu. Terlebih, ia datang sebagai pemain baru sehingga masa persiapan menjadi kesempatan untuk membangun chemistry dengan Raffinha maupun pemain lokal PSIS.
3. Jonathan Bustos, gelandang Argentina yang pulang ke Indonesia

Nama terakhir justru menjadi pemain dengan rekam jejak panjang di sepak bola Indonesia. Jonathan Ezequiel Bustos direkrut PSIS untuk mengisi peran gelandang serang atau nomor 10.
Pemain Argentina berusia 32 tahun itu pernah membela Borneo FC, PSS Sleman, Malut United hingga Persela Lamongan. Bustos kemudian meninggalkan Indonesia dan melanjutkan karier di Bolivia sebelum memilih kembali untuk berseragam Mahesa Jenar.
Pengalamannya di Indonesia menjadi salah satu pertimbangan PSIS merekrut Bustos. Ia diproyeksikan menjadi penghubung permainan sekaligus sumber kreativitas di belakang lini depan.
Kedatangan Bustos sekaligus melengkapi kuota tiga pemain asing PSIS musim ini. Dengan karakter sebagai kreator serangan, Bustos berpotensi menjadi pemasok bola bagi Raffinha dan Deri di lini depan.
Bagi Bustos, PSIS juga menandai babak baru setelah kembali dari petualangannya di luar Indonesia. Targetnya tak ringan, yakni membantu Mahesa Jenar kembali ke kasta tertinggi.
4. Tiga negara, satu target kembali ke Super League

Komposisi trio asing PSIS memperlihatkan fokus pada sektor serang. Dua slot ditempati penyerang melalui Raffinha dan Deri Corfe, sedangkan satu lainnya diberikan kepada Bustos sebagai gelandang serang.
Raffinha menawarkan ketajaman dan kontinuitas, Deri membawa alternatif baru di lini depan, sementara Bustos diharapkan menjadi kreator yang menghubungkan lini tengah dengan barisan penyerang.
Dengan ketiganya, Mahesa Jenar berharap memiliki daya gedor yang cukup untuk bersaing di Championship 2026/2027 dan mengejar tiket promosi ke Super League.
















