Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Java United Bertabur Bintang, Fabio Tak Mau Hanya Andalkan Ciro-David

Kota Semarang
Java United Bertabur Bintang, Fabio Tak Mau Hanya Andalkan Ciro-David
Pelatih kepala Java United FC, Fabio Lefundes. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
  • Pelatih Fabio Lefundes menargetkan prestasi tertinggi Java United di Super League 2026/2027, tetapi menekankan kekuatan kolektif ketimbang hanya mengandalkan Ciro Alves dan David da Silva.
  • Ciro dan David diharapkan turut membimbing pemain muda, sementara Java United harus menjaga konsistensi serta keseimbangan antara serangan produktif dan pertahanan kokoh demi bersaing memperebutkan gelar.
  • Setelah pindah ke Semarang dan berganti nama dari Malut United, Java United ingin membangun basis pendukung Jawa Tengah serta memperkenalkan klub melalui performa terbaik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Java United FC memburu bisa meraih prestasi tertinggi di Super League 2026/2027. Kendati demikian, pelatih kepala Fabio Lefundes tidak mau hanya mengandalkan Ciro Alves dan David da Silva sebagai modal untuk mencapai ekspektasi tersebut. 

  1. 1. Inginkan seluruh pemain punya peran

    java united
    Peluncuran skuat Java United FC untuk kompetisi Super League 2026/2027 di Semarang, Rabu (26/8/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

    “Ciro dan David adalah pemain besar, sudah punya banyak pengalaman di Indonesia. Namun, kami ingin tim menjadi satu kesatuan dan beberapa pemain bisa bersinar untuk membuat klub ini besar,” ujar Fabio, Sabtu (29/8/2026).

    Pelatih asal Brasil itu menginginkan seluruh pemain Laskar Kepodang Emas memiliki peran dalam perjalanan tim sepanjang musim. Talenta individu memang tetap diperlukan untuk memecahkan kebuntuan, tetapi kekuatan kolektif menjadi prioritas.

    Artinya, Java United tidak ingin identitas permainan mereka berhenti pada siapa yang mencetak gol. Adapun, keberadaan Ciro dan David justru diharapkan memiliki fungsi tambahan. Dengan pengalaman panjang di kompetisi Indonesia, keduanya diharapkan mampu menjadi contoh bagi pemain-pemain yang lebih muda.

    “Mereka berdua memang pemain berpengalaman, tapi kami juga berharap mereka bisa memberikan contoh buat teman-teman yang masih muda supaya bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” kata Fabio.

  2. 2. Standar perebutan gelar Super League semakin tinggi

    java united
    Java United menggelar laga uji coba melawan Persipura Jayapura jelang Super League 2026/2027. (dok. Java United)

    Tim yang baru saja pindah ke Kota Semarang dan mengganti nama dari Malut United menjadi Java United FC itu, menyadari standar perebutan gelar Super League semakin tinggi. Kondisi itu membuat Java United harus tampil konsisten, bukan hanya mengandalkan kemampuan mencetak banyak gol.

    Selanjutnya, Fabio menilai tim yang ingin menjadi juara harus memiliki keseimbangan. Lini depan harus produktif, tetapi pertahanan juga wajib mampu meredam kekuatan lawan.

    “Kita kadang hanya berpikir bahwa kita akan punya serangan yang paling tajam. Tapi kita juga harus melihat bagaimana pertahanan kita bisa menganulir serangan-serangan lawan,” tuturnya.

    Maka itu, konsistensi dan keseimbangan menjadi pekerjaan besar Java United jika ingin menjadi kampiun. Sedangkan, bagi Fabio sendiri, yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh pemain menjalankan komitmen bersama manajemen sekaligus memperkenalkan Java United kepada masyarakat Jawa Tengah.

  3. 3. Bisa bangun basis pendukung baru

    java united
    Peluncuran tim Java United FC untuk kompetisi Super League 2026/2027 di Semarang, Rabu (26/8/2026). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

    Fabio berharap kehadiran klub di kawasan Semarang dapat membangun basis pendukung baru dan menghadirkan atmosfer berbeda ketika pertandingan digelar.

    “Kami berharap kedatangan Java United di Jawa Tengah bisa memancing antusiasme masyarakat untuk mendukung kami di stadion. Kami akan mencoba memberikan yang terbaik untuk Jawa Tengah,” katanya.

    Dengan demikian, tantangan Fabio musim ini bukan sekadar meramu pemain-pemain berkualitas. Ia harus membuktikan bahwa Java United yang punya Ciro Alves dan David da Silva bisa menjadi tim yang lebih besar daripada sekadar kumpulan pemain bintang.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More