Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kalah Lawan PSMS Medan, Lini Pertahanan Persiku Kudus Tampil Rapuh

Kab. Kudus
3 min read
Kalah Lawan PSMS Medan, Lini Pertahanan Persiku Kudus Tampil Rapuh
ilustrasi sepak bola (pexels.com/Hanna Auramenka)
  • Persiku Kudus kalah telak 0-6 dari PSMS Medan pada laga kedua Grup Barat Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara.
  • Lini belakang Persiku rapuh sejak awal: Phillerson mencetak dua gol, Muhammad Ragil satu gol, dan Javier Siverio membukukan hattrick.
  • Persiku gagal menang dalam dua laga awal setelah sebelumnya imbang 1-1 melawan Adhyaksa FC Bekasi, dan berikutnya menghadapi PSIS Semarang pada 27 September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kudus, IDN Times - Persiku Kudus gagal meraih hasil positif pada pertandingan kedua Grup Barat Pegadaian Championship 2026/2027. Tim berjuluk Macan Muria ini mesti mengakui keunggulan PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Minggu (20/9/2026) sore. Persiku kalah dengan skor telak 0-6.

Kekalahan tersebut melanjutkan catatan tak maksimal Persiku pada awal musim ini. Sebab, Macan Muria gagal meraih kemenangan saat menghadapi Adhyaksa FC Bekasi pada laga sebelumnya. Rapor ini dipastikan menjadi pekerjaan rumah yang wajib dibenahi oleh Persiku.

  1. 1. Lini belakang Persiku Kudus tampil rapuh

    Persiku Kudus tak mampu bermain optimal ketika melawan PSMS Medan. Bahkan, tim besutan Pelatih Kahudi Wahyu Widodo ini langsung memperlihatkan kerapuhan lini pertahanan mereka sejak awal pertandingan. Itu terbukti setelah Persiku dihukum lewat dua gol cepat pemain PSMS asal Brasil, Phillerson, pada menit ke-7 dan ke-11.

    Persiku mencoba meningkat tempo permainan setelah kecolongan. Macan Muria sesekali mengandalkan skema serangan balik. Namun, soliditas mereka masih terlihat kesulitan dalam menembus barisan belakang PSMS Medan.

    Sialnya, Persiku mengemban beban lebih berat saat memasuki paruh babak. Mereka dipaksa mengakui keunggulan PSMS Medan setelah mencetak tiga gol tambahan. Gol diciptakan oleh Muhammad Ragil pada menit ke-19. Lalu, dua gol penyerang asal Spanyol, Javier Siverio melengkapi keunggulan PSMS Medan 5-0 hingga babak jeda.

    Lini pertahanan Persiku yang dinakhodai Willian Correia dan Nurhidayat tampil di bawah performa sejauh babak pertama. Terlebih, Rangga Pratama juga tidak menunjukkan kualitasnya di bawah mistar gawang Macan Muria. Persoalan ini semestinya wajib dibenahi Persiku demi menampilkan performa lebih baik pada babak kedua.

  2. 2. Persiku Kudus gagal menciptakan gol balasan

    Sayangnya, alih-alih mencoba bangkit, Persiku Kudus justru melanjutkan tren negatif di lapangan. Macan Muria memulai babak kedua dengan kecolongan lagi. Gawang mereka dijebol keenam kali oleh Javier Siverio pada menit ke-52. Ini merupakan catatan hattrick bagi penyerang asing PSMS Medan tersebut.

    Persiku Kudus sebenarnya terus mencoba memaksimalkan peluang yang ada. Mereka sempat menebar ancaman ke gawang PSMS Medan lewat determinasi Safna Delpi pada menit ke-69. Namun, upaya eksekusi bola gelandang berusia 24 tahun itu masih melebar tipis dari sasaran.

    Memasuki sepertiga terakhir waktu pertandingan, duel kedua kesebelasan tetap berlangsung sengit. Persiku Kudus dan PSMS Medan kompak melakukan jual beli serangan. Hanya saja, upaya masing-masing tim untuk mengubah angka di papan skor menemui jalan buntu. Ini membuat PSMS berhasil mempertahankan keunggulan 6-0 hingga akhir pertandingan.

  3. 3. Persiku Kudus memulai langkah dengan rapor paceklik

    Persiku Kudus menorehkan rapor kurang memuaskan setelah mengalami kekalahan telak kontra PSMS Medan. Hasil tersebut memperpanjang catatan paceklik tim Macan Muria pada awal Championship 2026/2027. Persiku gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan yang sudah dilakoni.

    Pada laga pembuka musim ini, Persiku gagal memetik tiga poin setelah ditahan imbang Adhyaksa FC Bekasi. Duel kedua tim kala itu berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (12/9/2026). Kemudian dilanjutkan dengan kekalahan melawan PSMS Medan pada hari ini.

    Kini, Persiku Kudus harus mempersiapkan diri jelang melawan PSIS Semarang pada laga ketiga Grup Barat Championship 2026/2027. Laga akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 27 September 2026 mendatang. Mampukah Persiku meraih kemenangan perdana mereka dalam bentrok tersebut?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More