Java United Incar Kemenangan Perdana di Markas Persita Tangerang

- Java United menargetkan kemenangan perdana saat menghadapi Persita Tangerang di Banten International Stadium, Minggu 13 September 2026, demi membawa pulang tiga poin.
- Setelah imbang 1-1 melawan Garudayaksa dan terkena pengurangan dua poin, Java United berada di posisi ke-17 dengan minus satu poin.
- Pelatih Fabio Lefundes menyatakan tim telah mengevaluasi laga pembuka, mempelajari Persita, dan siap menghadapi keuntungan tuan rumah yang sebelumnya meraih poin di kandang PSIM.
Semarang, IDN Times - Java United FC membidik kemenangan saat bertandang ke markas Persita Tangerang pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Laskar Kepodang Emas datang ke Banten International Stadium dengan satu misi, yakni membawa pulang tiga poin.
1. Kesempatan Java United raih kemenangan

Java United menggelar latihan rutin jelang laga Championship 2026/2027. (Dok. JUFC) Java United akan menghadapi Persita pada Minggu (13/9/2026) pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi tim asuhan Fabio Lefundes untuk meraih kemenangan pertama sekaligus memperbaiki posisi setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC pada laga pembuka.
Perwakilan pemain Java United FC, Gustavo Almeida menegaskan, timnya tidak datang ke Tangerang hanya untuk mencuri satu poin.
“Kami datang dengan persiapan yang matang. Semoga kami bisa mengeluarkan kemampuan terbaik yang sudah dipersiapkan selama satu pekan terakhir dan membawa pulang tiga poin,” ungkapnya dalam sesi jumpa pers menjelang pertandingan, Sabtu (12/9/2026).
Target kemenangan menjadi semakin penting bagi Java United karena klub berjuluk Laskar Kepodang Emas tersebut mengawali musim dengan sanksi pengurangan dua poin.
2. Java United masih berada di posisi ke-17

Java United menggelar latihan rutin jelang laga Championship 2026/2027. (Dok. JUFC) Hasil imbang pada pertandingan pertama membuat Java United kini masih berada di posisi ke-17 dengan koleksi minus satu poin.
Tambahan tiga poin di Tangerang akan menjadi momentum penting bagi klub asal Jawa Tengah untuk mulai keluar dari posisi tersebut.
Sementara, Pelatih Java United, Fabio Lefundes mengatakan, timnya memiliki waktu yang cukup untuk mengevaluasi penampilan pada laga perdana sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi Persita.
“Kami memiliki cukup waktu untuk melakukan evaluasi dan memaksimalkan persiapan menghadapi laga besok,” ujarnya.
Meski mengincar kemenangan, pelatih asal Brasil itu tidak menganggap Persita sebagai lawan mudah. Persita memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri dan sebelumnya mampu meraih satu poin dari kandang PSIM Yogyakarta.
3. Tim pelatih sudah pelajari kekuatan dan kelemahan Persita

Java United menggelar latihan rutin jelang laga Championship 2026/2027. (Dok. JUFC) Lefundes memastikan, tim pelatih telah mempelajari kekuatan dan kelemahan Persita sebagai bagian dari persiapan pertandingan.
“Tim pelatih sudah mempelajari kekuatan dan kelemahan Persita. Para pemain kami juga dalam keadaan siap untuk pertandingan besok,” katanya.
Pelatih berusia 54 tahun tersebut juga menegaskan Java United tidak akan membedakan pendekatan ketika bermain kandang maupun tandang.
“Kami akan berjuang keras dalam setiap pertandingan, baik laga kandang maupun tandang. Semoga besok dapat menjadi tontonan yang bagus untuk dinikmati penonton,” tandas Lefundes.


















