Java United VS Garudayaksa 1-1, Lefundes Soroti Masalah Finishing

- Java United FC membuka Super League 2026/2027 dengan hasil imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC di Stadion Jatidiri, setelah gol Gustavo Franca dibalas Septian David Maulana.
- Pelatih Fabio Lefundes menilai Java United unggul secara fisik dan menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhir harus segera diperbaiki karena sejumlah kesempatan gagal dikonversi menjadi gol.
- Laga disaksikan 4.987 penonton. Java United berikutnya menghadapi Persita Tangerang di Stadion Indomilk pada 13 September 2026 pukul 15.30 WIB.
Semarang, IDN Times - Java United FC belum mampu mengawali Super League 2026/2027 dengan kemenangan. Laskar Kepodang Emas menerima hasil imbang 1-1 saat melawan Garudayaksa FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9/2026).
Java United sempat unggul melalui sundulan Gustavo Franca pada menit ke-36. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Septian David Maulana menyamakan kedudukan pada menit ke-64.
1. Penyelesaian akhir jadi satu persoalan

Pelatih kepala Java United FC, Fabio Lefundes. (dok. JUFC) Pelatih kepala Java United FC, Fabio Lefundes menilai, timnya sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang. Namun, penyelesaian akhir menjadi salah satu persoalan yang harus segera dibenahi.
Kendati demikian, juru taktik asal Brasil itu tetap mengapresiasi permainan anak asuhnya selama 90 menit. Menurutnya, Java United mampu bermain baik dan secara fisik cukup unggul dibandingkan Garudayaksa.
“Jika kita melihat pertandingan secara utuh, kami sebenarnya bermain baik. Secara fisik, kami lebih unggul dari Garudayaksa. Mereka juga hanya mampu menciptakan dua peluang. Tetapi, memang finishing kami harus diperbaiki ke depannya,” katanya dalam sesi jumpa pers usai laga kontra Garudayaksa, Minggu (6/9/2026).
2. Yakob Sayuri akui banyak peluang terbuang

Java United FC melawan Garudayaksa FC di laga pekan pertama Super League 2026/2027 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (6/9/2026). (dok. JUFC) Hal senada disampaikan perwakilan pemain Java United FC yang hadir saat konferensi pers, Yakob Sayuri.
Yassa, sapaan akrabnya, mengatakan penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang mesti diperbaiki para pemain ke depannya.
“Di babak pertama, kami mendapatkan banyak peluang. Di babak kedua, ada dua peluang emas yang gagal dimaksimalkan. Hal ini akan menjadi catatan bagi kami untuk tampil lebih baik,” terangnya.
3. Pertandingan didukung 4.987 penonton

Java United FC melawan Garudayaksa FC di laga pekan pertama Super League 2026/2027 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (6/9/2026). (dok. JUFC) Pada pertandingan kali ini, sebanyak 4.987 penonton memadati stadion pada pertandingan kali ini. Dukungan dari tribun turut menambah semangat dan gairah di atas lapangan.
“Terima kasih kepada penonton yang memberikan dukungan langsung dari stadion. Mohon maaf, kami belum bisa memberikan hasil terbaik. Selanjutnya, kami akan berusaha lebih baik lagi,” kata winger asal Papua tersebut.
Java United FC selanjutnya akan menghadapi Persita Tangerang dalam lanjutan pekan kedua BRI Super League 2026-2027 di Stadion Indomilk, Tangerang, pada Minggu (13/9/2026), mulai pukul 15.30 WIB.
















