Cerita Kiper Kendal Tornado Er Deva Usai Bela Timnas Indonesia U-20

- Kiper Kendal Tornado FC Er Deva Aulia Egon membantu Timnas Indonesia U-20 lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China.
- Deva mendapat pengalaman menghadapi atmosfer internasional, termasuk pelajaran menghadapi lawan dari negara lain yang dinilainya kuat dan kompetitif.
- Setelah kembali ke Kendal Tornado, Deva menargetkan lebih banyak menit bermain, membantu klub naik ke Liga 1, serta berharap dipanggil lagi Timnas U-20.
1. Bangga bisa bawa timnas lolos ke Piala Asia

Penjaga gawang muda Kendal Tornado FC, Er Deva Aulia Egon. (dok. KTFC) Dia kembali berlatih bersama tim Laskar Badai Pantura di Charlie Training Center, Salamsari, Boja, Kabupaten Kendal, Rabu (9/9/2026).
"Alhamdulillah, pastinya bangga bisa berkontribusi di Timnas Indonesia U-20 dan membawa tim lolos ke Piala Asia. Suatu kebanggaan buat saya bisa masuk Timnas U-20," ungkapnya, Rabu (9/9/2026).
Selama menjalani pemusatan latihan dan pertandingan bersama timnas, Deva mengaku mendapat banyak pengalaman baru. Ia merasakan atmosfer pertandingan internasional yang berbeda.
2. Dapat pelajaran hadapi lawan yang kuat

Penjaga gawang muda Kendal Tornado FC, Er Deva Aulia Egon. (dok. KTFC) "Suasananya berbeda. Lawan-lawan dari negara lain cukup kuat dan bagus. Persaingannya juga berbeda dari klub. Kita bisa mendapat pelajaran bagaimana cara menghadapi lawan-lawan yang kuat," katanya.
Kini, kiper terbaik EPA Super League 2025/2026 itu kembali fokus bersama Kendal Kendal Tornado FC. Ia memasang target mendapatkan menit bermain lebih banyak sekaligus membantu klub meraih prestasi.
"Target saya di klub mungkin bisa mendapat menit bermain dan berkontribusi dengan klub, sambil membantu Kendal Tornado naik ke Liga 1," ujarnya.
3. Rindu dengan suasana di Kendal Tornado

Penjaga gawang muda Kendal Tornado FC, Er Deva Aulia Egon. (dok. KTFC) Setelah beberapa waktu meninggalkan tim untuk bergabung dengan Timnas U-20, Deva mengaku rindu dengan suasana di Kendal Tornado FC.
"Suasananya di sini seru. Senior-senior juga baik dan bisa membimbing. Latihannya juga enak, saya enjoy," kata Deva.
Pengalaman bersama Timnas U-20 juga membuat Deva berharap kembali mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan tim nasional berikutnya.
"Harapan saya bisa dipanggil lagi untuk training camp nanti bersama Timnas U-20," ujarnya.
















