Persiku Kudus Raih 1 Poin di Laga Perdana Championship 2026/2027

- Persiku Kudus bermain imbang 1-1 melawan Adhyaksa FC Bekasi pada laga perdana Grup Barat Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul.
- Adhyaksa unggul melalui penalti Tatsuhide Shimizu pada menit ke-41, sebelum kapten Persiku Nurhidayat menyamakan skor lewat penalti pada menit ke-61.
- Gagal menang di laga kandang, Persiku menjadikan hasil ini bahan evaluasi sebelum menghadapi PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara pada 20 September 2026.
Kudus, IDN Times - Persiku Kudus gagal mencatatkan hasil sempurna pada pertandingan perdana Grup Barat Pegadaian Championship 2026/2027. Tim besutan Pelatih Kahudi Widodo ini tak mampu mengalahkan Adhyaksa FC Bekasi di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (12/9/2026) malam. Laga kedua tim berakhir imbang 1-1.
Duel Persiku lawan Adhyaksa FC Bekasi boleh dibilang berlangsung alot. Bahkan, catatan gol masing-masing tim dihasilkan lewat tendangan penalti. Ini merupakan bahan evaluasi bagi Persiku demi meraih hasil lebih baik pada laga ke depan.
1. Gol Tatsuhide Shimizu membuat Persiku tertinggal lebih dulu
Persiku Kudus memulai laga melawan Adhyaksa FC Bekasi dengan performa cukup apik. Tim berjuluk Macan Muria ini mampu menguasai jalannya pertandingan sepanjang 25 menit awal. Itu ditandai dengan dua peluang cepat yang diciptakan Khoirul Anam dan Restu Akbar.
Persiku mencatatkan peluang emas pertama pada menit ke-29. Mereka nyaris mengubah angka di papan skor lewat determinasi Muhammad Isa. Meski pergerakan striker bernomor punggung 11 itu mampu melewati tembok pertahanan Adhyaksa FC Bekasi, sialnya tembakan yang dilakukan Isa mampu ditepis kiper Dimas Fani.
Persiku Kudus ditimpa petaka saat memasuki menit ke-41. Macan Muria dihukum penalti setelah pemainnya melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Ini lantas dimanfaatkan pemain berpaspor Jepang, Tatsuhide Shimizu, untuk membawa Adhyaksa FC Bekasi unggul 1-0. Keunggulan tersebut bahkan bertahan hingga babak jeda.
2. Persiku mencetak gol balasan lewat Nurhidayat
Persiku Kudus menampilkan performa cukup berbeda pada paruh kedua. Tim Macan Muria mencoba bermain lebih agresif demi mengejar ketertinggalan gol. Itu ditandai dengan keberanian penggawa Persiku dalam memberi tekanan ke lini pertahanan Adhyaksa FC Bekasi.
Upaya Persiku pun membuahkan hasil. Macan Muria mampu mencetak gol balasan lewat tendangan penalti sang kapten, Nurhidayat, pada menit ke-61. Sebelumnya, sepakan titik putih diberikan kepada Persiku setelah pemain bertahan Adhyaksa FC Bekasi melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Motivasi penggawa Persiku kian meningkat. Khoirul Anam dan kolega berambisi menambah keunggulan dengan menciptakan beberapa peluang. Laskar Muria hampir mencetak gol lewat eksekusi bola Bhima Wisnu dan Nurhidayat pada paruh babak.
Hanya saja, Adhyaksa FC Bekasi juga enggan mengalah. Tim asal Jawa Barat itu terus memberikan perlawanan. Bahkan, upaya mereka mampu menggagalkan ambisi Persiku Kudus untuk meraih poin penuh di kandang sendiri. Skor imbang 1-1 pun mewarnai hasil dalam pertandingan ini.
3. Persiku harus berbenah pada laga berikutnya
Hasil imbang bisa dikatakan menjadi pukulan bagi Persiku Kudus. Sebab, Macan Muria gagal meraih kemenangan saat menjalani pertandingan kandang. Persiku wajib menjadikan kegagalan tersebut sebagai bahan untuk berbenah.
Keseriusan Persiku akan diuji pada pertandingan kedua Grup Barat Pegadaian Championship 2026/2027. Mereka akan menghadapi tim kuat asal Sumatera, PSMS Medan. Pertemuan kedua tim dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, pada 20 September 2026 mendatang.




















