Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSIS Semarang Rekrut Miftahul Hamdi, Sayap Lincah dengan Mental Juara
PSIS Semarang mendatangkan winger pengalaman, Miftahul Hamdi untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. (dok. PSIS)
  • PSIS Semarang resmi merekrut Miftahul Hamdi, winger berpengalaman berusia 30 tahun yang mampu bermain di dua sisi sayap untuk memperkuat lini depan musim 2026/2027.
  • Hamdi membawa pengalaman juara bersama Bali United dan Persis Solo, menjadikannya sosok dengan mental pemenang yang sesuai dengan ambisi PSIS kembali ke Super League.
  • Kehadiran Hamdi diharapkan meningkatkan daya saing lini serang Mahesa Jenar serta menambah variasi strategi tim dalam upaya meraih promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times – PSIS Semarang tak sekadar menambah amunisi di bursa transfer musim 2026/2027. Kedatangan Miftahul Hamdi bisa menjadi jawaban atas kebutuhan Mahesa Jenar akan pemain sayap berpengalaman yang memiliki mental juara dan fleksibilitas bermain di lini depan.

1. Hamdi kenyang pengalaman di kompetisi nasional

PSIS Semarang mendatangkan winger pengalaman, Miftahul Hamdi untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. (dok. PSIS)

Pemain asal Banda Aceh berusia 30 tahun itu resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar PSIS untuk mengarungi kompetisi musim ini. Berposisi natural sebagai sayap kanan, Hamdi juga mampu dimainkan di sisi kiri, sebuah kelebihan yang memberi banyak opsi bagi tim pelatih dalam meracik strategi.

Pertimbangan lain dari manajemen, yakni Hamdi merupakan salah satu winger yang kenyang pengalaman di kompetisi nasional dan pernah merasakan atmosfer juara di berbagai level kompetisi. Sehingga, pengalaman itu dianggap cocok dengan target Mahesa Jenar yang ingin kembali promosi ke Super League.

Sepanjang kariernya, Hamdi telah memperkuat sejumlah klub besar Indonesia seperti Persiraja Banda Aceh, Bali United, Persis Solo, Persita Tangerang, PSS Sleman, Persik Kediri, hingga Adhyaksa FC Banten. Mobilitasnya di berbagai klub membuatnya dikenal sebagai pemain yang cepat beradaptasi dengan karakter permainan yang berbeda-beda.

2. Hamdi punya DNA juara

PSIS Semarang mendatangkan winger pengalaman, Miftahul Hamdi untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. (dok. PSIS)

Tak hanya pengalaman, Hamdi juga membawa DNA juara. Ia menjadi bagian dari skuad Bali United yang menjuarai Liga 1 musim 2019. Dua tahun berselang, ia turut mengantarkan Persis Solo menjuarai Liga 2 sekaligus promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Modal mental juara inilah yang dinilai menjadi nilai tambah bagi PSIS yang tengah membangun skuad kompetitif untuk merebut tiket promosi.

Asisten Manajer PSIS, Moch. Reza Handhika mengatakan, pengalaman panjang dan kemampuan bermain di dua posisi sayap menjadi pertimbangan utama manajemen mendatangkan Hamdi.

“Selamat datang kepada Miftahul Hamdi di keluarga besar PSIS Semarang. Hamdi merupakan pemain yang memiliki pengalaman panjang di kompetisi nasional serta pernah meraih prestasi bersama klub-klub yang dibelanya. Selain itu, kemampuannya bermain di kedua sisi sayap akan memberikan variasi dan opsi yang lebih banyak bagi tim pelatih,” ungkapnya, Kamis (16/7/2026).

3. Tingkatkan daya saing di lini serang

PSIS Semarang mendatangkan winger pengalaman, Miftahul Hamdi untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. (dok. PSIS)

Menurutnya, kehadiran Hamdi diharapkan mampu meningkatkan daya saing lini serang Mahesa Jenar pada musim ini.

“Kami berharap Hamdi dapat segera menyatu dengan tim dan menunjukkan kualitas yang dimilikinya. Semoga pengalaman, karakter, dan mental bertanding yang ia miliki mampu memberikan kontribusi positif bagi PSIS dalam perjuangan mewujudkan target promosi ke Super League musim depan,” ujarnya.

Kehadiran Hamdi juga mempertegas warna Persiraja Banda Aceh di skuad PSIS musim ini. Sebelumnya, Mahesa Jenar telah lebih dahulu merekrut Muammar Khadafi, Fitra Ridwan, Deri Corfe, dan Habil Akbar yang juga memiliki keterkaitan dengan klub asal Aceh tersebut.

Dengan kecepatan, kemampuan bermain di kedua sisi lapangan, serta pengalaman mengangkat trofi juara, Miftahul Hamdi berpotensi menjadi salah satu kepingan penting dalam proyek kebangkitan PSIS. Di usia yang matang untuk seorang winger, Hamdi datang bukan sekadar sebagai pemain baru, tetapi juga membawa modal kepemimpinan dan mental kompetitif yang dibutuhkan Mahesa Jenar untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article