Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Resep Es Teh Solo Racikan Angkringan, Sepet, Manis dan Segar di Cuaca Panas!

Resep Es Teh Solo Racikan Angkringan, Sepet, Manis dan Segar di Cuaca Panas!
Ilustrasi Es Teh (Freepik.com/ topntp26)
Intinya Sih
  • Es teh Solo dikenal karena teknik blending tiga merek teh melati lokal yang menghasilkan aroma wangi, rasa sepat, dan warna merah pekat khas.
  • Proses pembuatan dimulai dengan menyeduh campuran teh hingga menjadi biang kenthel, lalu dicampur sirup gula dan disajikan dengan banyak es batu untuk kesegaran maksimal.
  • Rahasia keotentikan rasa terletak pada penggunaan gula asli, penyeduhan tanpa perebusan daun teh, serta pemakaian teko tanah liat yang menambah aroma khas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

IDN Times, Surakarta – Bagi warga Jawa Tengah, khususnya Solo, es teh bukan sekadar minuman. Ada seni dalam mencampur beberapa merek teh lokal untuk mendapatkan rasa yang sempurna. Teknik mencampur berbagai merek teh ini sering disebut dengan istilah blending.

Berikut adalah langkah-langkah dan bocoran racikannya agar es teh buatanmu seenak es teh di kampoeng halaman.

1. Rahasia utama: Campur 3 merek teh berbeda

es teh
ilustrasi es teh (pexels.com/Leah Newhouse)

Pernah bertanya-tanya kenapa es teh angkringan rasanya beda? Mereka jarang menggunakan hanya satu merek teh. Untuk hasil maksimal, campurkan tiga jenis teh melati (jasmine tea) lokal (seperti merek Gopek, Nyapu, dan Sintren).

Teh Gopek: Memberikan aroma wangi yang kuat.

Teh Nyapu: Memberikan rasa sepat yang mantap.

Teh Sintren: Memberikan warna merah pekat yang cantik.

2. Bahan-bahan yang diperlukan

Seorang pria menuangkan teh ke cangkir kecil
gambar seorang pria menuangkan teh ke cangkir kecil (unsplash.com/Anastasiia Krutoa)

3 sendok makan campuran teh (racikan 3 merek di atas).

500 ml air bersih.

150 gram gula pasir (sesuaikan selera, tapi es teh Solo identik dengan rasa manis yang kuat).

Es batu kristal secukupnya.

Sedikit air panas untuk melarutkan gula.

3. Cara membuat biang teh yang kenthel

Ilustrasi es teh
Ilustrasi es teh (Unaplash/Blake Wisz)

Rebus Air: Masak air hingga benar-benar mendidih.

Teknik Seduh: Masukkan campuran teh ke dalam teko tanah liat (poci) atau wadah tahan panas. Tuangkan air mendidih ke dalamnya.

Diamkan (Medhast): Jangan langsung disaring. Diamkan teh selama 15–30 menit agar warnanya keluar pekat dan rasa sepatnya "keluar". Inilah yang disebut teh kenthel.

Saring: Setelah biang teh siap, saring ke dalam wadah lain agar ampasnya hilang.

4. Proses penyajian agar segar maksimal

ilustrasi es teh dingin (pixels.com/srattha)
ilustrasi es teh dingin (pixels.com/srattha)

Larutkan Gula: Masukkan gula pasir ke dalam gelas besar, beri sedikit air panas, lalu aduk hingga menjadi sirup gula yang kental.

Campurkan Biang: Tuangkan biang teh pekat ke dalam gelas yang sudah berisi gula. Aduk rata.

Es Batu Melimpah: Masukkan es batu hingga memenuhi gelas. Semakin banyak es batu, sensasi segar akan semakin awet meski cuaca sedang terik.

5. Tips tambahan agar rasa makin otentik

ilustrasi es teh
ilustrasi es teh (vecteezy.com/Natthapon Ngamnithiporn)

Jangan Rebus Teh: Jangan memasukkan daun teh saat air sedang direbus di atas kompor karena bisa membuat rasa teh menjadi terlalu pahit (getir). Cukup diseduh dengan air mendidih.

Gunakan Gula Asli: Hindari pemanis buatan karena es teh Solo yang asli harus meninggalkan rasa manis yang bersih di tenggorokan.

Teko Tanah Liat: Jika punya, gunakan poci tanah liat untuk menyeduh biang teh agar aroma tanahnya menambah keunikan rasa.

Gampang banget, kan? Sekarang kamu nggak perlu jauh-jauh ke Solo atau mencari angkringan terdekat untuk menikmati segelas es teh yang legit dan segar. Selamat mencoba di rumah!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest Food Jawa Tengah

See More