ilustrasi sate buntel khas Solo (vecteezy.com/manahunsa482897)
Langkah 1: Meracik Adonan Daging
Siapkan wadah besar, masukkan daging kambing cincang, bumbu halus, sisiran gula jawa, dan air asam jawa.
Uleni adonan menggunakan tangan yang bersih hingga semua bumbu tercampur rata dan tekstur daging menjadi agak lengket.
Tutup wadah dengan plastic wrap, lalu simpan di dalam kulkas selama 30 menit agar bumbu meresap sempurna dan adonan lebih set.
Langkah 2: Proses "Buntel" (Membungkus) Sate
Ambil adonan daging sebanyak kurang lebih 75–80 gram, lalu tempelkan pada tusuk sate.
Kepal-kepal dan bentuk adonan memanjang bulat oval menyelubungi tusuk sate (menyerupai bentuk paha ayam). Pastikan kepalan cukup padat agar tidak copot.
Ambil selembar lemak jala, kemudian balutkan secara rapi hingga menutupi seluruh permukaan adonan daging. Lemak jala inilah yang menjadi kunci sate tidak hancur saat dibakar.
Langkah 3: Membakar Sate hingga Karamelisasi
Panaskan alat pemanggang arang atau grill pan di atas kompor dengan api sedang cenderung kecil.
Panggang sate buntel hingga setengah matang terlebih dahulu (sampai lemak jala layu dan mengikat daging).
Angkat sebentar, lalu gulingkan atau kuaskan bumbu olesan kecap ke seluruh permukaan sate.
Bakar kembali sate sambil terus dibolak-balik secara berkala agar tidak gosong sebelah. Angkat jika warna sate sudah cokelat mengkilap dan matang merata.