- Tepung ketan putih: 200 gram
- Tepung tapioka / sagu: 1,5 sendok makan (rahasia agar teksturnya kenyal dan tidak mudah pecah saat direbus)
- Air hangat: 150–160 ml (tuang perlahan menyesuaikan kalisnya adonan)
- Garam: ¼ sendok teh
- Pewarna makanan: Merah dan hijau secukupnya
Hangat dan Kenyal! Resep Wedang Ronde Khas Salatiga, Ampuh Usir Masuk Angin

Rahasia kehangatan Wedang Ronde khas Salatiga yang ampuh mencegah masuk angin terletak pada penggunaan jahe emprit tua yang dibakar dan digeprek sebagai kuah dasarnya.
Isian ronde menggunakan kacang tanah sangrai tumbuk yang manis-gurih, dibungkus adonan tepung ketan yang kenyal namun lembut.
Minyak atsiri dari jahe efektif melancarkan peredaran darah, meredakan kembung, dan menghangatkan suhu tubuh di malam hari atau saat cuaca dingin.
Saat cuaca dingin atau tubuh mulai terasa tidak fit, semangkuk wedang ronde hangat selalu bisa menjadi penyelamat. Berbeda dengan wedang ronde biasa, khas Salatiga memiliki ciri khas racikan kuah jahe yang cenderung lebih pedas mantap serta taburan pelengkap yang meriah, termasuk potongan roti tawar dan kolang-kaling.
Yuk, kita buat sendiri Wedang Ronde khas Salatiga skala rumahan yang praktis, ekonomis, dan dijamin bikin tubuh langsung berkeringat segar!
Bahan-Bahan yang Diperlukan

1. Adonan Ronde (Bola Ketan)
2. Isian Kacang
- Kacang tanah: 100 gram (sangrai, kupas kulit ari, lalu tumbuk kasar)
- Gula pasir: 3 sendok makan
- Garam: 1 jimpit
3. Kuah Jahe Super Hangat
- Jahe emprit tua: 150 gram (bakar, kupas bersih, lalu digeprek)
- Gula jawa / gula merah: 150 gram (sisir halus)
- Gula pasir: 2 sendok makan
- Serai: 2 batang (memarkan)
- Daun pandan: 2 lembar (ikat simpul)
- Air bersih: 1 liter
4. Bahan Pelengkap (Khas Salatiga)
- Kacang tanah sangrai: 2 sendok makan (untuk taburan)
- Kolang-kaling: 50 gram (rebus, iris tipis-tipis)
- Roti tawar: 1 lembar (potong dadu kecil)
Langkah Demi Langkah Membuatnya

- Buat Isian Kacang: Campurkan kacang tanah sangrai yang sudah ditumbuk kasar dengan gula pasir dan sedikit garam. Remas-remas sedikit hingga bisa dipulung menjadi bulatan-bulatan kecil seukuran kelereng. Sisihkan.
- Uleni Adonan Ronde: Campurkan tepung ketan, tapioka, dan garam dalam wadah. Tuang air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni dengan tangan sampai adonan lembut dan kalis (tidak lengket lagi di tangan). Bagi adonan menjadi 3 bagian: beri pewarna merah, hijau, dan biarkan satu bagian tetap berwarna putih asli.
- Bentuk Bola Ronde: Ambil sedikit adonan ketan, pipihkan, lalu letakkan bola isian kacang di tengahnya. Bungkus kembali dan pelintir menggunakan telapak tangan menjadi bola bulat rapi. Pastikan tidak ada permukaan yang retak agar isi kacang tidak bocor saat direbus.
- Rebus Ronde: Didihkan air di dalam panci. Masukkan bola-bola ronde secara bertahap. Masak hingga ronde mengapung ke permukaan (tanda sudah matang sempurna). Angkat, tiriskan, lalu rendam sebentar dalam wadah berisi air gula encer agar bola-bola ronde tidak saling lengket satu sama lain.
- Masak Kuah Jahe: Rebus 1 liter air bersama jahe geprek, serai, daun pandan, gula jawa, dan gula pasir. Masak menggunakan api kecil agar sari-sari jahe keluar maksimal hingga mendidih dan aromanya kuat menyengat. Saring kuah sebelum disajikan agar bersih dari ampas.
- Cara Penyajian: Tata bola-bola ronde warna-warni, irisan kolang-kaling, dan potongan roti tawar di dalam mangkuk kecil. Siram dengan kuah jahe yang masih mengepul panas, lalu taburi dengan kacang tanah sangrai renyah di atasnya. Wedang ronde siap dinikmati.
Komparasi Khasiat Bahan Wedang Ronde

Bahan Utama | Peran Khusus untuk Kesehatan | Sensasi di Tubuh |
Jahe Emprit Bakar | Mengandung gingerol tinggi untuk meredakan mual, kembung, dan sinus. | Memberikan rasa hangat instan di tenggorokan, dada, dan perut. |
Serai & Pandan | Bersifat antibakteri alami dan memberikan efek relaksasi pada sistem saraf. | Menenangkan pikiran yang lelah dan melegakan pernapasan. |
Isian Kacang Tanah | Memberikan asupan lemak sehat dan energi instan bagi tubuh. | Gurih dan memberi tekstur renyah saat dikunyah. |
Tips Rahasia Agar Kuah Jahe Super Pedas Mantap:

- Pilih Jenis Jahe yang Tepat
- Selalu gunakan jahe emprit atau jahe merah dibanding jahe gajah jika tujuan Anda adalah mengobati masuk angin. Jahe emprit memiliki ukuran kecil namun kadar minyak atsiri dan rasa pedas alaminya jauh lebih pekat dan menggigit.
- Proses Bakar Sebelum Digeprek
- Membakar jahe di atas api kompor hingga kulitnya agak gosong sebelum digeprek berfungsi untuk mengaktifkan senyawa aktif di dalamnya. Trik ini membuat aroma kuah wedang menjadi lebih harum dan pekat khas angkringan legendaris.





















