Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tanggal Tua Kritis? 3 Resep Tahu Tempe Khas Solo Cuma Modal Rp10 Ribu
ilustrasi tumis tahu tempe pedas manis (vecteezy.com/johnstocker)
  • Artikel menyoroti tempe dan tahu sebagai bahan protein nabati terjangkau untuk menyiasati anggaran makan saat tanggal tua, terutama bagi mahasiswa, perantau, dan keluarga.

  • Omah-omah tahu tempe memadukan tahu, tempe, santan encer, serta bumbu sederhana; biaya bahannya sekitar Rp9.000 dan dimasak dengan menumis bumbu lalu merebus bahan.

  • Alternatif lain ialah oseng tempe cabai hijau seharga sekitar Rp8.000 serta tahu kupat rumahan sekitar Rp9.000, memakai bahan sederhana seperti kecap, sayuran, lontong, dan tahu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
akhir bulan

Masyarakat menghadapi tantangan mengatur anggaran makan harian saat tanggal tua. Artikel menawarkan tiga resep tahu dan tempe khas Solo dengan modal kurang dari Rp10 ribu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tiga resep olahan tahu dan tempe khas Solo disajikan sebagai pilihan makan siang hemat: omah-omah tahu tempe, oseng tempe cabai hijau, dan tahu kupat sederhana.
  • Who?
    Mahasiswa, pekerja perantauan, ibu rumah tangga, serta masyarakat Solo dan sekitarnya menjadi sasaran pilihan menu berbahan tahu dan tempe.
  • Where?
    Resep mengacu pada kuliner khas Surakarta atau Solo Raya dan dapat dimasak di rumah.
  • When?
    Menu ini ditujukan untuk momen akhir bulan atau tanggal tua, ketika anggaran makan harian menipis.
  • Why?
    Tahu dan tempe dipilih karena harganya terjangkau, mengandung protein nabati, dan dapat diolah menjadi lauk atau hidangan makan siang.
  • How?
    Setiap menu menggunakan bahan seharga sekitar Rp8.000 hingga Rp9.000, dengan proses menumis, memasak santan encer, atau menyusun tahu goreng, lontong, sayuran, dan kuah kecap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Solo, orang bisa masak makan siang hemat saat uang hampir habis. Ada tiga makanan dari tahu dan tempe, harganya kurang dari Rp10 ribu. Namanya omah-omah, oseng tempe cabai hijau, dan tahu kupat. Tahu dan tempe dicampur bumbu, sayur, atau lontong. Makanannya tetap enak dan mengenyangkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keterbatasan anggaran di akhir bulan justru dapat menjadi ruang kreativitas di dapur. Berbekal tahu dan tempe yang terjangkau serta kaya protein nabati, ragam masakan khas Solo seperti omah-omah, oseng tempe cabai hijau, dan tahu kupat memungkinkan hidangan rumahan tetap terasa lengkap, lezat, dan mengenyangkan tanpa biaya besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surakarta, IDN Times — Momen akhir bulan alias "tanggal tua" sering kali menjadi ujian tersendiri bagi para mahasiswa, pekerja perantauan, maupun ibu rumah tangga dalam mengelola anggaran makan harian. Ketika isi dompet mulai menipis, memutar otak untuk menyajikan hidangan lezat, bergizi, namun tetap hemat menjadi prioritas utama.

Masyarakat Kota Solo dan sekitarnya beruntung memiliki kekayaan kuliner berbasis bahan baku murah meriah seperti tempe dan tahu. Dua bahan makanan kaya protein nabati ini tidak hanya terjangkau, tetapi juga sangat fleksibel untuk diolah menjadi sajian khas Surakarta yang menggugah selera.

Hanya dengan modal tak sampai Rp10 ribu, kamu sudah bisa memasak lauk makan siang yang nikmat dan mengenyangkan. Simak 3 resep olahan tempe dan tahu khas Solo berikut ini!

1. Omah-Omah Tahu Tempe (Gulai Bening Gurih)

ilustrasi opor tahu tempe (Pexels/manav chanal)

Omah-omah adalah masakan rumahan klasik khas Solo berbasis santan encer yang dipadukan dengan tahu, tempe, dan potongan cabai. Cita rasanya gurih segar, sangat cocok dinikmati bersama nasi hangat di siang hari.

Bahan-bahan:

1 papan tempe kecil & 3 buah tahu putih (potong dadu): Rp4.000

1 bungkus santan instan kecil (65 ml): Rp3.000

Bumbu dapur (2 siung bawang merah, 1 siung bawang putih, 3 cabai rawit, 1 lembar daun salam, lengkuas, garam, dan penyedap): Rp2.000

Cara Membuat:

Iris tipis bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit.

Tumis bumbu iris bersama daun salam dan lengkuas keprek hingga harum.

Masukkan potongan tempe dan tahu, lalu tuangkan air secukupnya. Cook hingga mendidih dan bumbu meresap.

Tuangkan santan instan, beri garam dan penyedap rasa secukupnya. Aduk perlahan agar santan tidak pecah, masak sebentar, lalu angkat dan sajikan.

2. Oseng Tempe Cabai Hijau khas Solo

oseng tempe kecap pedas (pexels.com/Markus Winkler)

Oseng-oseng atau tumis tempe cabai hijau merupakan menu andalan warung makan tradisional di Solo Raya. Perpaduan rasa manis gurih dengan aroma cabai hijau yang khas dijamin bikin nambah porsi nasi!

Bahan-bahan:

1 papan tempe ukuran sedang (potong dadu kecil): Rp4.000

Bumbu tumis (5 buah cabai hijau keriting, 2 siung bawang merah, 1 siung bawang putih, 1 sdm kecap manis, garam): Rp3.000

Sedikit minyak goreng untuk menumis: Rp1.000

Cara Membuat:

Goreng tempe potong setengah matang, lalu tiriskan.

Tumis irisan bawang merah, bawang putih, dan cabai hijau hingga layu dan harum.

Masukkan tempe yang sudah digoreng setengah matang, tambahkan kecap manis, garam, dan sedikit air agar bumbu meresap.

Aduk rata hingga air menyusut dan karamelisasi kecap melapisi tempe. Angkat dan siap dinikmati.

3. Tahu Kupat Sederhana Ala Rumahan

Tahu Kupat Pak Cip Sidomampir, Solo (google.com/maps/kita2023)

Ingin makan siang yang lengkap dengan lontong atau ketupat? Kamu bisa membuat hidangan Tahu Kupat khas Solo versi ekonomis di rumah tanpa perlu membeli porsi komplit di luar.

Bahan-bahan:

4 buah tahu putih (goreng matang, potong-potong): Rp3.000

Semangkuk kecil tauge (rebus sebentar) & kol iris: Rp2.000

Ketupat/Lontong siap pakai (1 buah): Rp2.000

Kuah kecap (1 sdm kecap manis, 1 siung bawang putih cincang, cabai rawit ulek, sedikit air asam jawa & garam): Rp2.000

Cara Membuat:

Buat kuah kecap: Campurkan bawang putih ulek, cabai rawit, kecap manis, sedikit air asam jawa, garam, dan air hangat dalam mangkuk. Aduk rata.

Tata potongan lontong, tahu goreng, tauge rebus, dan irisan kol di atas piring.

Siramkan kuah kecap manis gurih di atas racikan tahu. Tahu kupat segar ala Solo siap disantap untuk makan siang!

Hemat dan Tetap Bergizi di Tanggal Tua

Menghadapi tanggal tua bukan berarti kamu harus mengorbankan kualitas makanan harian. Dengan mengandalkan bahan lokal hemat seperti tempe dan tahu, kamu tetap bisa menikmati makan siang yang lezat, bernutrisi, dan tentunya ramah di dompet!

Curated For You

Editorial Team

Related Article