Comscore Tracker

Niat Salat Id, Tata Cara dan yang Disunnahkan Sebelum Salat Idul Fitri

Dianjurkan untuk makan terlebih dahulu

Berikut bacaan niat Salat Id hari raya Idul Fitri lengkap dengan terjemahannya. Panduan dan tata cara Salat Idul Fitri beserta sunnah yang dianjurkan dikerjakan sebelum mengerjakan Salat Id di hari raya lebaran.

Baca Juga: Bacaan Takbir Pendek dan Panjang, Keutamaan Takbiran di Idul Fitri

1. Meski hukumnya sunnah, Rasululullah setiap tahun mengerjakan Salat Idul Fitri

Niat Salat Id, Tata Cara dan yang Disunnahkan Sebelum Salat Idul FitriANTARA FOTO/Umarul Faruq

Salat Idul Fitri hukumnya sunnah muakkad yaitu salat yang sangat dianjurkan dan ditekankan.

Dikutip dari NU ONLINE, salat Idul Fitri dilaksanakan oleh Rasulullah SAW setiap tahun. Pertama kali beliau mendirikannya adalah pada tahun kedua sejak hijrah ke Madinah, pada tahun di mana perintah kewajiban puasa Ramadan turun di bulan Sya’ban (Ibnu Hajar al-Haitami, Tuhfah al-Muhtaj, juz 3, hal. 39).

Salat ini dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah, sebagaimana sebuah hadis dari Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahuanhu: 

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى إِلَى الْمُصَلَّى فَأَوَّلُ شَيْءٍ يَبْدَأُ بِهِ الصَّلَاةُ ثُمَّ يَنْصَرِفُ فَيَقُومُ مُقَابِلَ النَّاسِ وَالنَّاسُ جُلُوسٌ عَلَى صُفُوفِهِمْ

Artinya: Rasulullah SAW keluar (untuk melaksanakan salat) pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha menuju tanah lapang, maka yang pertama kali Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan adalah shalat ’Îd, kamudian setelah selesai Beliau berdiri (untuk berkhotbah) di hadapan kaum muslimin dan mereka (tetap) duduk di shaf-shaf mereka …

2. Mandi merupakan hal yang disunnahkan sebelum melaksanakan salat Idul Fitri

Niat Salat Id, Tata Cara dan yang Disunnahkan Sebelum Salat Idul FitriIlustrasi Mandi, Shower, Kamar Mandi (IDN Times/Sunariyah)

Sunnah yang dianjurkan selanjutnya adalah mandi terlebih dahulu, menyucikan diri di hari yang suci sebelum berangkat menuju masjid atau lapangan untuk melaksanakan salat Idul Fitri, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma:

عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ كَانَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ قَبْلَ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى الْمُصَلَّى

Artinya: Dari Nafi', ia berkata bahwa Abdullah bin Umar biasa mandi di hari Idul Fitri sebelum ia berangkat pagi-pagi ke tanah lapang. (HR. Malik dalam Muwatho’ 426. An Nawawi menyatakan bahwa atsar ini shahih)

Sebelum salat, disunahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.

3. Lafal bacaan niat dan tata cara Salat Idul Fitri

Niat Salat Id, Tata Cara dan yang Disunnahkan Sebelum Salat Idul FitriHanya beberapa jemaah Salat Tarawih di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh, yang sadar secara pribadi menggunakan masker ketika salat (IDN Times/Saifullah)

Salat dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi‘ah", tanpa azan dan iqamah.
Memulai dengan niat salat Idulfitri, yang jika dilafalkan berbunyi;
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) لله تعالى

“Aku berniat salat sunah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sambil mengangkat kedua tangan.

Membaca takbir sebanyak 7 kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ


Membaca surah al-Fatihah, diteruskan dengan membaca surah yang pendek dari Al-Qur'an.
Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat biasa.

Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, disunahkan takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunahkan membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ.

Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran. Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam. Setelah salam, disunahkan mendengarkan khotbah Idul Fitri.

4. Berikut panduan kaifiat khotbah Idul Fitri

Niat Salat Id, Tata Cara dan yang Disunnahkan Sebelum Salat Idul FitriIDN Times / Hilmansyah

Khotbah ‘Id hukumnya sunah yang merupakan kesempurnaan salat Idulfitri. Khotbah ‘Id dilaksanakan dengan dua khotbah, dilaksanakan dengan berdiri, dan di antara keduanya dipisahkan dengan duduk sejenak.

Khotbah pertama dimulai dengan takbir sebanyak sembilan kali, sedangkan pada khotbah kedua dimulai dengan takbir tujuh kali.

Khotbah pertama dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Membaca takbir sebanyak sembilan kali
Memuji Allah dengan sekurang-kurangnya membaca الحمد لله
Membaca selawat Nabi SAW, antara lain dengan membaca اللهم صل على سيدنا محمد
Berwasiat tentang takwa.
Membaca ayat Al-Qur'an
Khotbah kedua dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Membaca takbir sebanyak tujuh kali
Memuji Allah dengan sekurang-kurangnya membaca الحمد لله
Membaca selawat nabi SAW, antara lain dengan membaca اللهم صل على سيدنا محمد
Berwasiat tentang takwa.
Mendoakan kaum muslimin

Baca Juga: Hukum Berhubungan Seks saat Malam Takbiran Lebaran Idul Fitri

5. Kapan waktu pelaksanaan Salat Idul Fitri?

Niat Salat Id, Tata Cara dan yang Disunnahkan Sebelum Salat Idul FitriPixabay

Dalam buku Fiqih Islam Wa Adillatuhu, ulama Wahbah al-Zuhayli menjelaskan lebih detail mengenai waktu pelaksanaan salat Idul Fitri, yaitu pada setengah jam setelah terbit matahari hingga sesaat sebelum tergelincirnya matahari ketika zuhur.

6. Dianjurkan memilih rute yang berbeda untuk berangkat dan pulang Salat Id

Niat Salat Id, Tata Cara dan yang Disunnahkan Sebelum Salat Idul FitriRatusan warga berkumpul di tengah Simpang Empat Lembuswana, Samarinda (Jalan M Yamin, Jalan Mayjen S Parman, Jalan dr Soetomo, dan Jalan Letjend Soeprapto) memperingati detik-detik proklamasi (IDN Times/Yuda Almerio)

Umat muslim dianjurkan untuk menggunakan rute yang berbeda saat berangkat dan saat pulang dari tempat Salat Idul Fitri, sebagaimana disebutkan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Ghuniyatul Thalibin. Ia mengatakan:

ويستحب إذا خرج المؤمن إلى صلاة العيد في طريق أن يرجع في طريق أخرى لما روى ابن عمر أن النبي صلى الله عليه وسلم أخذ يوم العيد في طريق ورجع في طريق أخرى

Artinya: Orang Mukmin dianjurkan pergi dan pulang dari salat id dari jalan yang berbeda karena Ibnu Umar menyatakan bahwa Nabi SAW pergi dan pulang salat id dari jalan yang berbeda.”

7. Perbanyak membaca takbir untuk melebur dosa

Niat Salat Id, Tata Cara dan yang Disunnahkan Sebelum Salat Idul Fitriabiummi.com

Membaca takbir sebelum dan di hari raya Idul Fitri sangat dianjurkan dikerjakan bagi umat Muslim. Hal ini sebagaimana perintah Rasulullah Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam haditsnya mengatakan agar umat Islam memperbanyak membaca takbir

زينوا اعيادكم بالتكبير

"Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir.

"Anjuran memperbanyak takbir ini sepadan dengan imbalan yang dijanjikan karena sabda Rasulullah:

اكثروا من التكبير ليلة العيدين فانهم يهدم الذنوب هدما

"Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (fitri dan adha) karena hal dapat melebur dosa-dosa."

8. Dianjurkan untuk makan sebelum Salat Idul Fitri

Niat Salat Id, Tata Cara dan yang Disunnahkan Sebelum Salat Idul FitriPixabay/rawpixel

Sebelum berangkat melaksanakan salat Idul Fitri kita dianjurkan untuk makan terlebih dahulu, sebagaimana sebuah hadis dari Anas bin Malik Ra, ia berkata, "Rasulullah SAW biasanya tidak berangkat menuju pelaksanaan salat Idul Fitri hingga beliau makan beberapa biji kurma terlebih dahulu. Beliau memakannya dalam jumlah ganjil." (HR Bukhari, Ahmad). 

Karena itu, dianjurkan untuk makan terlebih dahulu sebagai tanda bahwa pada tanggal 1 Syawal kita sudah tak berpuasa. Disunnahkan untuk mengonsumsi kurma dengan jumlah ganjil.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Salat Idul Fitri

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya