Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Pertamina Ajari UMKM di Jateng DIY Pembukuan lewat Aplikasi Si Apik

IMG_1707.jpeg
Pelatihan Pertamina UMK Academy di Solo. (IDN Times/Larasati Rey)
Intinya sih...
  • Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mengenalkan cara pembukuan melalui aplikasi Si Apik kepada UMK di Jawa Tengah dan DIY.
  • UMK diajari tentang cara pembukuan melalui aplikasi Si Apik dan mempersiapkan produk yang siap ekspor untuk naik kelas.
  • Pertamina ingin menunjukkan komitmennya untuk perkembangan UMKM dengan melakukan pelatihan, pembinaan, dan business matching.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surakarta, IDN Times - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mengenalkan cara pembukuan melalui aplikasi Si Apik, kepada para UMK yang ada di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

1. Belajar tentang pembukuan

IMG_1716.jpeg
Pelatihan Pertamina UMK Academy di Solo. (IDN Times/Larasati Rey)

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah (JBT), Taufiq Kurniawan mengatakan, pelaku UMKM diajari tentang cara pembukuan melalui aplikasi Si Apik, melalui kegiatan pelatihan UMK Academy yang digelar di Solo, Jawa Tengah.

“Kegiatan ini nanti akan kami lakukan secara berseri. Yang pertama di Solo diisi tentang peningkatan cara pembukuan lewat aplikasi Si Apik yang dibuat oleh perbankan,” jelas Taufiq, Rabu (20/8/2025).

Aplikasi SI APIK adalah Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan yang dikembangkan oleh Bank Indonesia untuk membantu UMKM dalam mencatat transaksi keuangan secara digital. Aplikasi ini memungkinkan UMKM mencatat transaksi tanpa perlu memahami kaidah akuntansi, dan menghasilkan laporan keuangan yang standar dan akurat. SIAPIK tersedia untuk perangkat Android dan PC.

2. Ajari UMKM naik kelas

ilustrasi income meningkat (freepik.com/freepik)
ilustrasi income meningkat (freepik.com/freepik)

Selain mengenalkan aplikasi Si Apik, Taufiq mengatakan para pelaku UMK juga diajari mempersiapkan produk yang siap ekspor.

“Ada juga pembekalan soal legalitas usaha supaya mereka siap memenuhi kriteria ekspor, supaya siap menghadapi persaingan usaha baik di nasional maupun global,” jelasnya.

Ia berharap upaya tersebut dapat membantu UMKM agar naik kelas. “Nanti akan ada akselerator dan rapor yang dipantau secara berkala. Ketika mereka sudah menjalankan usaha mereka nanti akan dipantau dan dilaporkan secara berkala melalui rapor,” sambungnya.

3. Kembangkan UMKM

IMG_1701.jpeg
Produk UMKM binaan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah. (IDN Times/Larasati Rey)

Melalui kegiatan tersebut Pertamina ingin menunjukkan komitmennya untuk perkembangan UMKM. Selain pelatihan, beberapa pembinaan lain yang dilakukan salah satunya bussines matching agar pasar para pelaku UMKM makin luas. 

“Karena UMK ini merupakan roda penggerak perekonomian bangsa di kondisi ekonomi yang sedang resiliens kali ini. Kami ingin menunjukkan bahwa mereka bisa berdaya dan memberikan perhatian lebih pada UMKM,” katanya. 

“Harapannya para pelaku UMKM ini tidak hanya mengandalkan pasar lokal saja,” pungkasnya . 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us