TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Atlet Boccia Peraih Perak PON Papua Daftar Kuliah di Unnes, Ini Jurusan Favoritnya

Riko senang dengan pelayanan di Unnes

Riko seorang atlet Boccia peraih perak saat mengungkap mimpinya saat ikut tes UTBK di Unnes. (Dok Humas Unnes)

Semarang, IDN Times - Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada bulan Mei 2022 menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Bertempat di Gedung Kearsipan dan Digital Center, ujian tertulis SBMPTN diadakan sebanyak 18 sesi, mulai Selasa (17/5/2022) sampai Minggu 2/5/2022).

Menariknya, dari proses ujian SBMPTN di Unnes tersebut, juga diikuti sejumlah difabel. Salah satunya Riko Wahyu Diyanto, yang menjadi atlet difabel cabor Boccia tercatat pernah menyabet medali perak di ajang PON Papua 2021.

Baca Juga: Rektor Unnes Diberi Sabuk Hitam Kehormatan Karate, Apa Saja Kontribusinya?

1. Riko kesulitan cari referensi kampus

Riko atlet Boccia ikut tes UTBK di Unnes. (Dok Humas Unnes)

Awalnya, Riko kerepotan saat mencari referensi kampus untuk kuliahnya. Saat berburu informasi dari keluarga dekatnya, rupanya nasib baik masih menaungi Riko.

"Mimpi saya pengin masuk jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP). Jadinya saya semangat ikut Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Unnes," akunya. 

Dengan naik kursi roda, Riko diantar ke Unnes oleh keluarganya. Keterbatasan fisiknya tak menjadi penghalang justru menjadi pelecut semangat. 

2. Ortu sempat tak restui Riko ikut tes di Unnes

Ketua Senat Sucipto bersama Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman saat memaparkan syarat-syarat pencalonan rektor periode 2022-2026. (IDN Times/Humas Unnes)

Diakuinya bahwa pelayanan yang diberikan Unnes bagi difabel khusus cukup baik karena dapat memfasilitasi peserta berkebutuhan khusus seperti dirinya. 

"Jujur respon orang tua sedikit tidak menyetujui karena keterbatasan fisik, namun saya tetap bersikukuh untuk ikut dan ini menjadi usaha saya dalam mengangkat derajat martabat orang tua saya," ujarnya mantap. 

3. Sebanyak 12.957 lulusan SMA ikuti UTBK Unnes

Seorang perempuan ikut tes UTBK di Unnes. (Dok Humas Unnes)

Pihak Unnes sendiri menyiapkan 790 komputer untuk menunjang UTBK selama proses SBMPTN berlangsung. Rektor Unnes, Prof Fathur Rokhman mengeklaim, jika kampusnya memberikan kemudahan bagi para disabilitas. 

"Kami mengatur pelaksanaan UTBK agar berjalan sebagaimana mestinya. Dan dapat diikuti orang-orang berkebutuhan khusus. Kami berterima kasih kepada Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang mempercayakan kami sebagai salah satu pusat pelaksaanaan UTBK," bebernya.

Total peserta UTBK di Unnes sebanyak 12.957 orang. Di hari ini, Selasa (17/5/2022), ada 1.500 peserta mengikuti ujian. Proses UTBK digelar di Gedung Perpustakaan Lantai 2, Lantai 3 dan Gedung Digital Center. 

Agar tidak terjadi kerumunan, panitia UTBK Unnes membagi UTBK menjadi dua sesi. Setiap harinya ujian dibagi dua sesi. Yakni sesi satu jam 06.45--10.30 WIB dan sesi dua jam 13.00--16.35 WIB. 

Baca Juga: Profil 7 Bakal Calon Rektor Unnes Semarang, Ada Sejarawan Daftar

Berita Terkini Lainnya