Comscore Tracker

Biofarma Libatkan 7 RS Swasta Percepat Vaksinasi bagi Karyawan

Biofarma tawarkan pembuatan klinik imunicare

Semarang, IDN Times - Tujuh rumah sakit swasta seluruh Indonesia dilibatkan guna meningkatkan jumlah sasaran vaksinasi di kalangan karyawan perkantoran. PT Biofarma bekerjasama dengan pihak rumah sakit swasta untuk menggelontorkan masing-masing 500 ribu dosis vaksin Sinovac melalui program vaksin Gotong Royong. 

"Sasaran dosisnya 500 ribu. Untuk di Semarang, baru Rumah Sakit Telogorejo yang mendapat jatah alokasi dari program Gotong Royong. Tapi nanti akan terus bertambah. Terutama di Pulau Jawa kan populasinya sangat padat," kata Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam, Sabtu (8/5/2021). 

1. Dinkes Kota Semarang sebut 400 ribu warga sudah divaksin

Biofarma Libatkan 7 RS Swasta Percepat Vaksinasi bagi KaryawanIlustrasi vaksinasi COVID-19 (ANTARA FOTO/Jojon)

Pihaknya mengatakan saat ini masih menghitung besaran tarif vaksinasi bersama tim BPKP. Sehingga ia berharap nantinya ketika melayani karyawan perusahaan, tarifnya bisa satu harga. "Alokasi vaksinnya tidak lagi ke dinas tapi langsung ke kabupaten/kota. Kita dapat dropping 22 Mei kemarin," ujarnya. 

Pihaknya mencatat kini sebanyak 400 ribu warga Semarang yang sudah divaksinasi. Vaksinasi tahap satu untuk nakes, tahap kedua untuk lansia, tahap ketiga untuk kelompok rentan dan tahap empat bagi pelaku ekonomi. 

Baca Juga: Vaksinasi COVID-19 saat Ramadan, MUI Jateng Minta Bantuan Ormas

2. Kepala Dinkes Kota Semarang: Kita harus belajar dari pengalaman Chile

Biofarma Libatkan 7 RS Swasta Percepat Vaksinasi bagi KaryawanKondisi penyimpanan vaksin Sinovac di gudang Dinkes Semarang. Dok Humas Pemprov Jateng

Dari jumlah tersebut, sekitar 0,2 persen diketahui masih terpapar virus Corona. Ia beralasan kejadian itu muncul karena adanya kelengahan pasca vaksinasi. Hakam menekankan bahwa seseorang yang telah divaksin bisa tertular COVID-19 karena proses vaksinasi hanya untuk menurunkan angka morfolitasnya saja. 

"Vaksinasi yang kita lakukan sudah mendekati 400 ribu orang. Dan ada 0,2 persen yang tetap terpapar virus Corona. Karena vaksin tidak menjamin tidak akan  terkena COVID-19. Tapi angka morfolitasnya menurun. Untuk itulah, kita mesti belajar dari pengalaman Chile yang terlalu pede melakukan satu suntikan vaksin saja, ternyata COVID-19 di sana masih meningkat. Maka protokol kesehatan kita harus tetap dipatuhi dengan ketat," terangnya.

3. RS Telogorejo telah siap mempercepat proses vaksinasi bagi karyawan

Biofarma Libatkan 7 RS Swasta Percepat Vaksinasi bagi KaryawanPerwakilan PT Biofarma bersama tujuh rumah sakit swasta meneken kerjasama program vaksin Gotong Royong. IDN Times/Fariz Fardianto

Sedangkan, Koesbintoro Singgih, Ketua Pengurus Yayasan Kesehatan SMC RS Telogorejo menyatakan, rumah sakitnya telah siap melakukan percepatan vaksinasi melalui program Gotong Royong. 

"Pelaksanaannya diperuntukkan bagi karyawan badan hukum atau badan usaha swasta. Ini tindak lanjut dari PMK Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019," kata Singgih dalam keterangan yang didapat IDN Times. 

4. Biofarma tawarkan pembuatan klinik berstandar tinggi

Biofarma Libatkan 7 RS Swasta Percepat Vaksinasi bagi KaryawanSejumlah tenaga kesehatan mengikuti vaksinasi dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021) (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Erwin Setiawan, Kepala Bagian Operasional Retail dan Layanan PT Biofarma menjelaskan ada tujuh rumah sakit swasta yang dilibatkan dalam program Gotong Royong yaitu SMC RS Telogorejo Semarang, RS Dr Oen Solobaru Sukoharjo, RS Dr Oen Kandang Sapi Solo, RS Adi Husada Kapasari Surabaya, RS Adi Husada Undaan Wetan Surabaya, RS Husada Jakarta dan RS Panti Nirmala Malang. 

Pihaknya juga menawarkan pembuatan klinik imunicare di rumah sakit swasta dengan standar tinggi yang ditetapkan oleh Biofarma. Syarat yang wajib dipenuhi mulai dari memiliki dokter yang sudah mempunyai pelatihan vaccinology, punya rantai pendingan berstandar internasional hingga punya pengelolaan dan pelaporan stok dan bisa menangani limbah dengan baik. 

Melalui klinik imunicare, ia ingin ke dean pemberian vaksinasi menyasar pada segala usia. "Kita juga sediakan vaksin flu yang bisa digunakan saat pandemik karena bisa menjaga saluran pernapasan," katanya. 

Baca Juga: 50 Nakes dan ASN Jateng Batuk dan Mual-mual Setelah Vaksinasi COVID-19

Topic:

  • Fariz Fardianto
  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya