Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Agenda Terakhir Bupati Cilacap sebelum OTT KPK: Mutasi 122 Kasek

3 Agenda Terakhir Bupati Cilacap sebelum OTT KPK: Mutasi 122 Kasek
Bupati CIlacap, Syamsul Auliya Rachman. (Dok. Pemkab Cilacap)
Intinya Sih
  • Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menyerahkan 122 SK tugas tambahan kepala sekolah SD dan SMP, menekankan integritas serta penerapan nilai ASN BerAKHLAK.
  • Syamsul memimpin evaluasi sertifikasi aset tanah daerah, menargetkan penyelesaian 2.002 bidang belum bersertifikat sebelum Agustus 2027 dan menyerahkan bantuan alat ukur kepada Kantor Pertanahan.
  • Dalam Apel Operasi Ketupat Candi 2026 di Alun-alun Cilacap, Syamsul mengecek kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran serta memimpin pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat Candi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

CIlacap, IDN Times - Sebelum Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman masih menjalankan berbagai tugas pemerintahan daerah. Berdasarkan catatan agenda Pemerintah Kabupaten Cilacap pada Kamis (12/3/2026), Syamsul setidaknya memimpin tiga kegiatan resmi yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) hingga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Berikut adalah tiga kegiatan terakhir Bupati Cilacap sebelum rangkaian penangkapan tersebut.

1. Penyerahan 122 SK Kepala Sekolah di Pendopo Kabupaten

Bupati CIlacap, Syamsul Auliya Rachman. (Dok. Pemkab Cilacap)
Bupati CIlacap, Syamsul Auliya Rachman. (Dok. Pemkab Cilacap)

Syamsul Auliya Rachman mengawali kegiatannya dengan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pemberian Tugas Tambahan kepada 122 guru di Pendopo Wijayakusuma Cakti. Rincian penerima SK meliputi 98 orang kepala sekolah dasar (SD) dan 24 orang kepala sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Cilacap, Bayu Prahara menyebut, mutasi bertujuan untuk menata organisasi di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam arahannya, Syamsul berpesan agar para kepala sekolah menjaga integritas dan martabat pendidik.

“Meskipun ini hanya tugas tambahan, tapi saya berpesan agar laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, jaga integritas dan martabat sebagai pendidik, serta internalisasi nilai-nilai Core Value ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya.

2. Evaluasi Sertifikasi Aset Tanah Daerah di Rumah Dinas

Bupati CIlacap, Syamsul Auliya Rachman. (Dok. Pemkab Cilacap)
Bupati CIlacap, Syamsul Auliya Rachman. (Dok. Pemkab Cilacap)

Agenda berlanjut ke Ruang Gadri, Rumah Dinas Bupati, untuk memimpin Evaluasi Pensertifikatan Triwulan I Tahun 2026. Fokus rapat ini adalah percepatan sertifikasi aset Barang Milik Daerah (BMD) demi menjamin kepastian hukum dan menarik minat investor.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap mencatat 2.287 bidang tanah (53,29 persen) dari total 4.289 aset daerah sudah bersertifikat. Syamsul menargetkan sisa 2.002 bidang aset yang belum memiliki legalitas harus tuntas pada 17 Agustus 2027.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab menyerahkan bantuan alat ukur dari APBD 2026 kepada Kantor Pertanahan Cilacap sekaligus menerima 81 sertifikat Hak Pakai.

3. Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi di Alun-Alun

Bupati CIlacap, Syamsul Auliya Rachman. (Dok. Pemkab Cilacap)
Bupati CIlacap, Syamsul Auliya Rachman. (Dok. Pemkab Cilacap)

Kegiatan terakhir Syamsul pada hari itu adalah memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 bersama TNI-Polri di Alun-alun Cilacap. Apel bertujuan mengecek kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah yang dijadwalkan berlangsung dari 13 hingga 25 Maret 2026.

Membacakan amanat Kapolri, Syamsul menyampaikan bahwa secara nasional, potensi pergerakan masyarakat saat Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu, aparat menyiagakan ribuan pos pengamanan di seluruh Indonesia.

Rangkaian acara ini kemudian ditutup dengan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat Candi 2026 oleh unsur Forkopimda. Barang yang dimusnahkan mencakup 898 botol minuman keras pabrikan, 631,3 liter minuman keras tradisional, serta sejumlah knalpot tidak standar (brong).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More