Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Awas! Bahaya Scrub Gula dan Minyak Zaitun Buat Wajah, Ini Solusinya

Awas! Bahaya Scrub Gula dan Minyak Zaitun Buat Wajah, Ini Solusinya
Ilustrasi perempuan mengunakan scrub wajah. (pexels.com/Anna Tarazevich)
Intinya Sih
  • Meski populer sebagai perawatan hemat, campuran gula pasir dan minyak zaitun sangat berisiko merusak skin barrier karena tekstur kristalnya memicu luka mikroskopis.

  • Minyak zaitun memiliki sifat komedogenik yang mudah menyumbat pori-pori dan justru memicu jerawat parah pada wajah.

  • Beralihlah ke eksfoliasi kimiawi (AHA, BHA, PHA) yang jauh lebih aman, lalu manfaatkan sisa racikan gula alami tersebut khusus untuk kulit tubuh yang lebih tebal.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Pernah nggak sih, kamu tergiur melihat video tutorial kecantikan yang memamerkan cara mendapatkan wajah mulus cuma modal bumbu dapur? Kombinasi racikan eksfoliasi do-it-yourself (DIY) menggunakan minyak zaitun dan gula pasir memang sempat viral dan jadi andalan banyak orang karena harganya yang super miring. Niat hati ingin menghemat budget skincare, eh ujung-ujungnya wajah malah breakout parah!

Keresahan soal perawatan kulit berbahan alami ini memang sering mengecoh. Faktanya, dari sudut pandang dermatologi, menjadikan racikan dapur ini sebagai lulur wajah justru mengundang bencana bagi kesehatan kulitmu. Daripada wajahmu jadi ladang iritasi, yuk bedah fakta medis di balik bahayanya dan temukan alternatif aman buat dapetin kulit glowing ala artis Korea!

1. Bencana Tersembunyi di Balik Kasarnya Gula Pasir

Gula Pasir(unsplash.com/immo-wegmann)
Gula Pasir(unsplash.com/immo-wegmann)

Sering dipuja sebagai scrub alami, tahukah kamu kalau butiran gula pasir sebenarnya punya sudut yang sangat tajam secara mikroskopis? Bagi kulit wajah yang lapisannya tergolong tipis dan sensitif, gesekan dari kristal gula ini sangatlah kasar dan menyakitkan.

Menggosokkannya ke wajah hanya akan memicu terjadinya micro-tears atau luka robekan-robekan halus yang tak kasatmata. Luka mikroskopis inilah yang akhirnya merusak jaringan pelindung kulit (skin barrier), membuat wajahmu rentan mengalami iritasi, kemerahan yang perih, hingga dehidrasi parah.

2. Ancaman Komedo dan Jerawat Membandel

ilustrasi muka jerawat
ilustrasi muka jerawat (pixabay.com/yiyiphotos)

Selain masalah gula, minyak zaitun juga menyimpan potensi masalah tersendiri jika diaplikasikan sembarangan di wajah. Minyak alami ini tercatat memiliki skala komedogenik di level sedang hingga tinggi, yang artinya sangat berisiko menyumbat pori-pori wajahmu.

Jika sisa minyak tidak dibilas dengan benar-benar bersih, ia akan menjebak sel kulit mati dan kotoran di dalam pori. Alhasil, racikan ini malah memicu panen komedo dan jerawat parah. Metode ini sangat pantang dilakukan jika kamu memiliki tipe kulit berminyak, rentan berjerawat, atau mengidap rosacea.

3. Beralih ke Eksfoliasi Kimiawi yang Ramah Kulit

ilustrasi wanita melakukan eksfoliasi (pexels.com/Miriam Alonso)
ilustrasi wanita melakukan eksfoliasi (pexels.com/Miriam Alonso)

Tinggalkan cara lama yang menyiksa kulit. Untuk mendapatkan wajah glowing maksimal tanpa risiko lecet, beralihlah ke eksfoliasi kimiawi (chemical exfoliant) menggunakan produk lokal yang sudah teruji klinis. Metode modern ini mengangkat sel kulit mati secara merata tanpa perlu digosok paksa.

Sesuaikan dengan kondisi kulitmu: gunakan AHA (Glycolic/Lactic Acid) jika kulitmu kering, pilih BHA (Salicylic Acid) untuk membersihkan pori-pori pada kulit berminyak, atau andalkan PHA yang sangat lembut untuk kulit sensitif. Kunci kelembapan wajahmu setelahnya dengan mengaplikasikan hydrating toner berbahan dasar Hyaluronic Acid agar hidrasi kulit tetap terjaga paripurna.

4. Pindahkan Racikan ke Area Tubuh yang Tepat

ilustrasi minyak zaitun
ilustrasi minyak zaitun (pexels.com/Pixabay)

Lalu, bagaimana dengan sisa stok minyak zaitun dan gula di dapur? Jangan buru-buru dibuang! Kamu tetap bisa meracik dan memanfaatkannya sebagai pelembap dan eksfoliator yang hebat, asalkan diaplikasikan pada area kulit tubuh yang jauh lebih tebal.

Gunakan racikan lembut ini sebagai scrub bibir untuk mengatasi bibir pecah-pecah dan kehitaman (gosok dengan sangat perlahan). Formula ini juga sangat ampuh dijadikan lulur untuk menghaluskan area lipatan kasar seperti siku dan lutut, serta merontokkan tumpukan kulit mati pada tumit kaki yang retak.

Mendapatkan kulit impian memang butuh perawatan yang cerdas, bukan sekadar ikut-ikutan tren yang belum tentu aman secara medis. Sayangi skin barrier wajahmu dengan produk yang tepat formulanya, dan biarkan bumbu dapur melakukan keajaibannya di area tubuh yang semestinya.

Nah, gimana? Setelah tahu fakta medis ini, produk exfoliating toner atau serum andalan apa nih yang biasanya selalu ada di meja riasmu? Yuk, share rekomendasi skincare favoritmu di kolom komentar di bawah ini!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana

Latest News Jawa Tengah

See More