Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
10 Potret Pemuda Solo Sulap Papan Usang Skateboard Bikin Bule Nagih
Pemilik UMKM Loosewood, Andhika Praditya (30) yang fokus pada kerajinan daur ulang papan (deck) papan luncur (skateboard) di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

Surakarta, IDN Times - Kamu suka bermain papan luncur (skateboard)? Jika ya, pastinya sudah sering gonta-ganti papan (deck)-nya karena aus akibat pemakaian.

Sebagian pecinta atau pemain skateboard akan membuang begitu saja deck skateboard yang rusak karena tidak bisa digunakan lagi.

Tapi, seorang pemuda di Solo, Jawa Tengah justru sukses mendaur ulang deck skateboard menjadi barang bernilai tinggi. Penasaran? Keep scrolling!

1. Adalah Andhika Praditya (30), skaters dan atlet skateboard Pemerintah Kota Solo yang menginisiasi daur ulang deck

Pemilik UMKM Loosewood, Andhika Praditya (30) mendaur ulang papan (deck) papan luncur (skateboard) menjadi kacamata kayu di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

2. Ia merasa prihatin melihat banyaknya limbah kayu deck yang terbengkalai banyak menumpuk tidak bisa terurai dengan cepat

Pemilik UMKM Loosewood, Andhika Praditya (30) mengecek papan (deck) papan luncur (skateboard) untuk didaur ulang menjadi kacamata dan jam tangan di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

3. Meski sifatnya organik, deck skateboard tergolong sebagai sampah atau limbah tidak cepat terurai, lho

Pemilik UMKM Loosewood, Andhika Praditya (30) mengecek papan (deck) papan luncur (skateboard) untuk didaur ulang menjadi kacamata dan jam tangan di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

4. Dapur karya Andhika mengolah deck skateboard menjadi jam tangan dan kacamata berada di lantai 2 Pasar Elpabes Solo

Pemilik UMKM Loosewood, Andhika Praditya (30) mendaur ulang papan (deck) papan luncur (skateboard) menjadi kacamata kayu di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

5. Berbekal ilmu kuliah Desain Komunikasi Visual (DKV) UNS Solo, Andhika lihai mengolah motif kayu dari deck skate board

Pemilik UMKM Loosewood, Andhika Praditya (30) mendaur ulang papan (deck) papan luncur (skateboard) menjadi kacamata kayu di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

6. Pilihan motif, warna, dan desain yang menarik menghasilkan produk bernilai tinggi dan laku keras untuk pasar luar negeri

Produk UMKM Loosewood, hasil daur ulang papan (deck) papan luncur (skateboard) menjadi jam tangan kayu di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

7. Bermerek Loosewood, satu harga kacamata kayu Rp800 ribu dan untuk jam tangan kayu Rp600 ribu

Produk UMKM Loosewood, hasil daur ulang papan (deck) papan luncur (skateboard) menjadi kacamata kayu di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

8. Pelanggan dari Eropa seperti Belanda, Belgia, Inggris, dan Jerman selalu rutin dan ketagihan membeli produk Loosewood

Pemilik UMKM Loosewood, Andhika Praditya (30) mengecek produk jam tangan kayu hasil daur ulang papan (deck) papan luncur (skateboard) di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

9. Andhika aktif memasarkan produknya memanfaatkan teknologi informasi untuk berjualan

Pemilik UMKM Loosewood, Andhika Praditya (30) memanfaatkan teknologi informasi untuk memasarkan dan branding produk daur ulang papan (deck) papan luncur (skateboard) di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

10. Ia aktif memasarkan dan mem-branding produk Loosewood secara online di laman resmi dan menggunakan media sosial

Pemilik UMKM Loosewood, Andhika Praditya (30) memanfaatkan teknologi informasi untuk memasarkan dan branding produk daur ulang papan (deck) papan luncur (skateboard) di Kota Solo (IDN Times/Dhana Kencana)

Produk Loosewood memiliki kekhasan dan berbeda antara satu produk dan yang lainnya. Pasalnya, bahan baku daur ulang deck skateboard memiliki motif, warna, dan desain yang berbeda-beda.

Keunikan produk Andhika membuahkan hasil untuk naik kelas. Loosewood, sebagai UMKM rintisannya ditunjuk BRI untuk mengikuti ajang BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR selama tahun 2021 dan 2022. Lebih dari itu, produk kerajinan Loosewood terpilih meramaikan event internasional Pasar Tong Tong di Belanda tahun 2022.

"Dari ajang Pasar Tong Tong di Belanda, penjualan saya meningkat dan produk laku keras dibawa BRI ke sana. Secara tidak langsung sudah membuka pintu usaha kami bisa meluaskan pasar ke luar negeri (go Global)," kata Andhika kepada IDN Times di Solo.

Editorial Team

Related Article