Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
20 PNS Pemkot Semarang Kena Corona, Ganjar: Gak Apa-apa
Dok. Humas Pemprov Jateng

Semarang, IDN Times - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkap 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang positif tertular virus corona (COVID-19) berharap bisa segera sembuh. Sebab, mereka adalah pasien kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Katanya OTG, kalau OTG ndak apa-apa, nanti kita rawat. Sebenarnya kalau OTG Insyaallah mereka bisa cepat sembuh," terangnya, dalam keterangan resmi yang diterima IDN Times, Jumat (12/6).

1. Para ASN diminta meningkatkan kewaspadaan saat bekerja

Ilustrasi ASN. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)

Ganjar meminta kepada para ASN di Jawa Tengah, untuk meningkatkan kewaspadaannya saat bekerja menjadi dalam pelayanan publik. Menurutnya, mereka memang punya risiko tertular COVID-19 lantaran harus bekerja setiap hari.

"Seluruh ASN punya risiko kena (virus corona), karena mereka memang harus bekerja. Makanya, kalau masyarakat bisa membantu mereka bekerja dari rumah, maka mereka tidak akan kena," jelasnya.

2. Wali Kota Semarang diminta segera untuk tracing sebaran COVID-19

(Petugas melakukan pemeriksaan rapid test pengunjung dan pedagang pasar di Pasar Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (28/5/2020) ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Ganjar mengaku telah memerintahkan Wali Kota Semarang, untuk melakukan tracing sebaran penularannya virus corona yang menjangkiti para ASN tersebut.

"Saya minta tracing secepatnya, mereka kenanya di mana. Ketika mereka kena virus itu saat bekerja melayani masyarakat, maka buat saya mereka orang-orang hebat yang berjibaku dan serius mengurus pekerjaannya," tegasnya.

3. Ganjar: Kita tidak boleh meremehkan ini

Dok. Humas Pemprov Jateng

Meski demikian, dari pengalaman tersebut membuat semuanya harus berbenah. Kontrol internal, imuh Ganjar, harus dilakukan sebagai upaya memproteksi para ASN saat bekerja.

"Kita tidak boleh meremehkan (COVID-19) ini, karena kita tidak pernah tahu. Mudah-mudahan mereka segera sembuh. Saya menghormati dan mengapresiasi atas kerja keras mereka," tutupnya.

Editorial Team

Related Article