Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cuaca Semarang 12 Agustus: Siang Terik Panas Nylentep, Malam Atis Bedi

Kota Semarang
Cuaca Semarang 12 Agustus: Siang Terik Panas Nylentep, Malam Atis Bedi
Matahari menyinari Kota Semarang saat siang hari. (IDN Times/Dhana Kencana)
  • Cuaca Kota Semarang dominan cerah hingga cerah berawan, dengan suhu maksimal 34°C yang sangat terik menyengat di siang hari.

  • Mayoritas wilayah Jawa Tengah kering kerontang, dengan peluang sangat kecil turunnya hujan ringan di puncak pegunungan tengah menjelang malam.

  • Waspada gelombang tinggi hingga 3,5 meter di perairan selatan Jawa Tengah, serta larangan keras membakar sampah demi mencegah karhutla.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Cuaca Semarang 12 Agustus: Siang Terik Menyengat, Awas Ombak Selatan!

Intinya Sih:

  • Cuaca Kota Semarang dominan cerah hingga cerah berawan, dengan suhu maksimal 34°C yang sangat terik menyengat di siang hari.

  • Mayoritas wilayah Jawa Tengah kering kerontang, dengan peluang sangat kecil turunnya hujan ringan di puncak pegunungan tengah menjelang malam.

  • Waspada gelombang tinggi hingga 3,5 meter di perairan selatan Jawa Tengah, serta larangan keras membakar sampah demi mencegah karhutla.

Halo, cah Semarang dan warga Jawa Tengah! Selamat hari Rabu, 12 Agustus 2026. Buat kamu yang lagi sibuk-sibuknya menembus jalanan untuk ngantor, kuliah, atau punya jadwal meeting di luar, wajib banget pantau cuaca hari ini.

Berhubung kita masih berada di puncak musim kemarau, cuaca dipastikan bakal menguji ketahanan fisikmu dengan kombinasi panas menyengat dan hawa dingin di malam hari. Yuk, cek detail dari BMKG biar nggak salah kostum!

  1. 1. Kondisi Cuaca Kota Semarang

    Cuaca panas di sekitar Tugu Muda Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
    Cuaca panas di sekitar Tugu Muda Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

    Sepanjang pagi hingga siang hari, langit Kota Semarang diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Hati-hati, radiasi matahari bakal terasa sangat menyengat pada tengah hari. Memasuki waktu sore hingga malam, kondisi langit akan tetap bertahan cerah berawan. Suhu udara cukup ekstrem merentang dari 23°C hingga 34°C, dengan tingkat kelembapan udara yang cukup rendah di angka 40% hingga 70%. Jangan kaget kalau suhu dingin (bediding) masih akan menyelimuti saat kamu beristirahat pada malam hingga dini hari.

  2. 2. Pantauan Wilayah Sekitar

    Suasana siang hari di daerah Semarang atas. (IDN Times/Dhana Kencana)
    Suasana siang hari di daerah Semarang atas. (IDN Times/Dhana Kencana)

    Udara kering membuat mayoritas kawasan di Jawa Tengah minim awan hujan. Cuaca cerah hingga cerah berawan akan kompak memayungi Solo Raya (Surakarta, Sukoharjo, Karanganyar, Klaten), kawasan Pantura Barat hingga Timur (Tegal, Pekalongan, Demak, Kudus, Pati, Rembang), serta Kabupaten Blora dan Grobogan.

    Sementara itu, cuaca yang sedikit lebih teduh berstatus berawan akan hadir di wilayah Jawa Tengah bagian selatan seperti Cilacap, Kebumen, dan Purworejo, serta daerah dataran tinggi pada sore hari. Adakah peluang hujan? Potensinya sangat kecil, dan hanya berupa hujan ringan lokal berdurasi singkat di puncak pegunungan tengah (seperti lereng Gunung Slamet atau Dieng) pada menjelang malam.

  3. 3. Info Ekstra (Angin & Maritim)

    Cuaca panas di Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
    Cuaca panas di Kota Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

    Embusan angin di daratan bertiup dari arah Timur menuju Tengara dengan kecepatan 10 hingga 25 km/jam. Untuk kondisi laut, gelombang di perairan utara (Laut Jawa) terpantau aman dan tenang di kisaran 0,5 hingga 1,25 meter. Namun, BMKG mengeluarkan peringatan bagi pengguna transportasi laut dan nelayan di pesisir selatan Jawa Tengah (Cilacap hingga Purworejo) untuk waspada terhadap gelombang tinggi yang mencapai 2,0 hingga 3,5 meter.

    Karena terik matahari sangat garang di siang hari, wajib hukumnya memakai tabir surya (sunscreen) saat beraktivitas di luar rumah. Seiring Hari Tanpa Hujan yang terus bertambah, mari bijak berhemat air bersih. Terakhir, embusan angin yang kencang sangat rawan memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jadi dilarang keras membakar sampah atau membuka lahan dengan api. Jaga kesehatan dan semangat beraktivitas!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More