- 175 gram tepung beras berkualitas baik
- 25 gram tepung tapioka/sagu
- 150 ml air panas (wajib mendidih)
- 1/2 sendok teh garam
Resep Es Gempol Pleret Khas Solo, Minuman Segar Penyelamat Cuaca Panas!

Dua Isian Unik: Gempol berbentuk bulat cekung dengan rasa gurih polos, sedangkan pleret berbentuk gulungan pipih berwarna cokelat dengan cita rasa manis gula jawa.
Kunci Adonan Kalis: Air yang digunakan untuk menguleni adonan tepung beras wajib dalam kondisi benar-benar mendidih (baru matang) agar adonan kenyal dan tidak ambyar saat direbus atau dikukus.
Kombinasi Cita Rasa: Kesegaran minuman ini lahir dari perpaduan kontras antara gurihnya kuah santan, manisnya sirup gula jawa, serta tekstur isiannya yang padat sekaligus kenyal.
Saat cuaca panas menyengat, segelas minuman dingin dengan perpaduan rasa manis dan gurih selalu sukses jadi pahlawan pelepas dahaga. Salah satu menu legendaris yang wajib kamu coba buat di rumah adalah Es Gempol Pleret khas Solo.
Meskipun kedua bahan isiannya sama-sama berbahan dasar tepung beras, bentuk dan rasa yang dihasilkan berbeda total. Penasaran bagaimana cara membuatnya? Yuk, simak resep taktis ala rumahan berikut ini:
Bahan-Bahan yang Diperlukan

1. Bahan Isian Gempol (Gurih)
2. Bahan Isian Pleret (Manis)
- 150 gram tepung beras
- 15 gram tepung tapioka/sagu
- 125 ml air panas (wajib mendidih)
- 50 gram gula jawa/merah, sisir sangat halus
- 1/4 sendok teh garam
3. Bahan Kuah Santan & Sirup Gula
- Kuah Santan: Rebus 600 ml santan encer, 2 lembar daun pandan, dan 1/2 sdt garam hingga mendidih. Tips: Aduk terus secara konstan agar santan tidak pecah.
- Sirup Gula: Rebus 150 gram gula jawa, 50 gram gula pasir, 200 ml air, dan 1 lembar daun pandan hingga larut dan sedikit mengental, lalu saring.
- Pelengkap: Es batu atau es serut secukupnya.
Langkah-Langkah Pembuatan

Langkah 1: Membuat Gempol
- Campurkan tepung beras, tepung tapioka, dan garam di dalam satu wadah bersih.
- Tuangkan air mendidih sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan sendok kayu hingga adonan menjadi kalis (bisa dibentuk dengan tangan).
- Ambil sedikit adonan, bulatkan sebesar kelereng, lalu tekan bagian tengahnya menggunakan jempol hingga membentuk cekungan pipih.
- Rebus air dalam panci hingga mendidih, kemudian masukkan adonan gempol.
- Jika gempol sudah mengapung ke permukaan (tanda sudah matang), angkat, tiriskan, dan rendam sebentar di dalam air matang dingin agar tidak saling lengket.
Langkah 2: Membuat Pleret
- Campurkan tepung beras, tepung tapioka, garam, dan gula jawa yang sudah disisir halus.
- Tuangkan air mendidih secara bertahap sambil diuleni ringan hingga adonan menyatu sempurna dan warnanya berubah cokelat merata.
- Ambil sejumput adonan, letakkan di atas selembar daun pisang atau plastik yang sudah diolesi tipis dengan minyak goreng.
- Tekan adonan menggunakan jempol sambil digeser hingga pipih memanjang, lalu gulung perlahan hingga membentuk tabung pipih terbuka.
- Tata di dalam kukusan yang sudah dipanaskan sebelumnya. Kukus selama 15–20 menit hingga matang dan bertekstur kenyal. Angkat dan dinginkan.
Langkah 3: Cara Penyajian
- Siapkan mangkuk atau gelas saji berukuran sedang.
- Tata beberapa buah gempol dan gulungan pleret di bagian dasar wadah.
- Siram dengan sirup gula jawa sesuai dengan tingkat kemanisan yang kamu sukai.
- Tuangkan kuah santan gurih di atasnya hingga isian agak terendam.
- Tambahkan bongkahan es batu atau es serut yang melimpah di bagian paling atas. Es Gempol Pleret yang segar siap disajikan!
Tips Penting Agar Adonan Tidak Gagal

- Wajib Air Mendidih: Saat mencampur tepung beras, air yang digunakan harus benar-benar mendidih (baru saja diangkat dari kompor). Air panas biasa atau air dispenser akan membuat adonan gagal mengikat, sehingga hancur atau ambyar saat direbus.
- Kualitas Tepung: Gunakan tepung beras yang masih baru dan tidak berbau apek agar aroma asli kuah santan dan gula jawanya tidak terganggu.




















