Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
27 Paskibraka Kota Semarang Dikukuhkan, Ini Pesan dari Wali Kota
Sebanyak 27 pelajar terpilih resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Semarang 2026. (dok. Pemkot Semarang)
  • Sebanyak 27 pelajar dikukuhkan sebagai Paskibraka Kota Semarang 2026 untuk bertugas pada upacara HUT ke-81 RI di Balai Kota Semarang.
  • Wali Kota Agustina Wilujeng meminta anggota Paskibraka menjadi pelopor anti-perundungan, membawa disiplin dan kepemimpinan, serta menciptakan rasa aman di sekolah maupun pergaulan.
  • Pemkot Semarang menyiapkan program kepemimpinan, pendampingan kesehatan mental, serta ajang olahraga dan seni untuk mendukung pembentukan karakter dan regenerasi pemimpin muda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times – Sebanyak 27 pelajar terpilih resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Semarang 2026. Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk mengibarkan Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 RI, tetapi juga didorong menjadi agen perubahan yang mampu melawan perundungan dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

1. Jadi pelopor anti-bullying di sekolah

Sebanyak 27 pelajar terpilih resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Semarang 2026. (dok. Pemkot Semarang)

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang, Rabu (12/8/2026). Para anggota Paskibraka tersebut merupakan hasil seleksi dan pembinaan yang mencakup pelatihan fisik, pembentukan mental, hingga pendidikan ideologi Pancasila.

Dalam arahannya, Agustina menekankan bahwa tugas Paskibraka tidak berhenti pada seremoni pengibaran bendera. Menurutnya, nilai kepemimpinan dan kedisiplinan yang diperoleh selama masa pelatihan harus dibawa ke kehidupan sehari-hari.

“Menjadi pemimpin bukan perkara siapa yang berdiri paling depan, melainkan siapa yang mampu dipercaya dan mampu menjaga orang-orang di sekitarnya,” katanya.

Ia secara khusus meminta para anggota Paskibraka menjadi pelopor gerakan anti-bullying di sekolah maupun lingkungan pergaulan. Menurutnya, keberanian seorang pemimpin bukan hanya tampil di depan, tetapi juga berani melindungi yang benar dan menciptakan rasa aman bagi orang lain.

“Keberanian seorang pemimpin bukan hanya keberanian untuk tampil ke depan, tetapi keberanian untuk melindungi yang benar dan membuat orang lain merasa aman,” ujarnya.

2. Tak Hanya Baris-Berbaris

Sebanyak 27 pelajar terpilih resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Semarang 2026. (dok. Pemkot Semarang)

Agustina menilai pembinaan generasi muda membutuhkan ruang yang lebih luas daripada sekadar latihan kedisiplinan. Karena itu, Pemkot Semarang menyiapkan sejumlah program pengembangan kepemudaan yang terhubung dengan pembentukan karakter.

Beberapa di antaranya adalah Semarang Leadership Project yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan pemuda serta program PIJAR (Pemuda Peduli dan Jaga Kesehatan Mental Remaja) yang memberikan pendampingan kesehatan mental bagi kalangan remaja.

Selain itu, Pemkot juga menggelar Gelora Muda Pekan Olahraga dan Seni Warga Kota Semarang (Porwakos) sebagai ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan potensi olahraga, seni, dan kreativitas.

Ajang tersebut mencakup berbagai kompetisi mulai dari futsal, bulu tangkis, e-sport hingga lomba seni seperti band, solo vokal, modern dance, fashion show pakaian adat Semarangan, dan kuliner khas daerah.

3. Jadi Simbol Regenerasi Pemimpin

Sebanyak 27 pelajar terpilih resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Semarang 2026. (dok. Pemkot Semarang)

Pengukuhan 27 anggota Paskibraka ini menjadi bagian dari proses kaderisasi pemuda Kota Semarang. Setelah menyelesaikan tugas pada upacara kemerdekaan, mereka diharapkan tetap membawa nilai integritas, disiplin, dan kepemimpinan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Agustina, generasi muda yang memiliki karakter kuat akan menjadi modal penting bagi pembangunan kota di masa depan.

“Kalian memang sedang dipersiapkan untuk mengibarkan Merah Putih. Tetapi lebih dari itu, kalian sedang belajar membawa nilai-nilai Merah Putih dalam kehidupan,” pungkasnya.

Editor’s Note: Tahun ini, 27 anggota Paskibraka Kota Semarang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Balai Kota Semarang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article