Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Fakta Kenapa Melek Finansial Itu Penting Banget Buat Masa Depanmu!

Kota Semarang
3 Fakta Kenapa Melek Finansial Itu Penting Banget Buat Masa Depanmu!
Ilustrasi literasi keuangan/Dok. East Ventures
Intinya Sih
Gini Kak
  • Literasi keuangan membantu masyarakat memahami, memilih, dan menggunakan produk keuangan secara tepat, sehingga dapat mengambil keputusan bijak serta lebih terlindungi dari risiko sektor jasa keuangan.
  • Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025 mencatat literasi keuangan Indonesia 66,46 persen dan inklusi keuangan 80,51 persen; tingkat keduanya dikaitkan dengan kesejahteraan negara.
  • OJK Jawa Tengah dan Universitas Diponegoro menandatangani kerja sama untuk edukasi keuangan syariah, magang, penelitian, dan pengabdian masyarakat demi pelindungan konsumen serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Sering ngerasa gaji cuma numpang lewat tiap akhir bulan, atau sempat deg-degan karena hampir kena tipu tawaran investasi bodong? Tenang, kamu nggak sendirian dan kunci utama untuk mengatasi semua keresahan finansial itu adalah edukasi.

Nah, biar kamu makin jago menjaga kesehatan dompet, yuk simak insight penting dari langkah terbaru otoritas keuangan dan kampus ternama di Jawa Tengah berikut ini!

1. Literasi Keuangan Adalah Kunci Hidup Tenang

IMG_20260611_135537.jpg
Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo. (IDN Times/Dhana Kencana)

Pernah dengar istilah literasi dan inklusi keuangan saat scrolling media sosial? Sederhananya, ini adalah kemampuan kamu untuk memahami, memilih, dan menggunakan produk keuangan dengan benar. Menurut Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, edukasi keuangan ini merupakan fondasi yang penting bagi kehidupan kamu.

Kalau melek finansial, kamu otomatis bakal lebih cerdas dalam mengambil keputusan keuangan yang bijak. Nggak cuma itu, kamu juga bisa memanfaatkan berbagai produk dan layanan jasa keuangan secara lebih optimal. Yang paling penting, ilmu ini bikin kamu lebih waspada dan terlindungi dari berbagai risiko di sektor jasa keuangan yang makin marak belakangan ini.

2. Rahasia Sukses Negara Maju: Warganya Melek Finansial

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jateng di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Ternyata, urusan melek finansial ini punya dampak luar biasa dalam skala global, lho! Hidayat menyebutkan sebuah survei Bank Dunia yang menunjukkan bahwa mayoritas negara dengan tingkat pendapatan tinggi bisa sukses karena warganya punya tingkat literasi dan inklusi keuangan yang mumpuni. Artinya, kesejahteraan sebuah negara bergantung pada seberapa pintar warganya mengelola uang.

Di Indonesia sendiri, progresnya sudah menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, angka literasi keuangan nasional sukses mencapai 66,46 persen, sementara indeks inklusi keuangan berada di angka 80,51 persen. Fakta ini menjadi bukti nyata bahwa kamu sedang terus berproses menjadi masyarakat yang jauh lebih cerdas secara finansial.

3. Sinergi Keren Kampus dan OJK Buat Ngelindungin Masyarakat

WhatsApp Image 2026-08-04 at 18.01.19.jpeg
Penandatanganan Nota Kesepahaman OJK Jateng dan Undip Semarang. (Dok. OJK Jateng)

Nah, untuk terus meningkatkan angka melek finansial tersebut, tentunya butuh kerja sama yang serius dari berbagai pihak. Karena itulah, pada Senin (3/8/2026) di Gedung Widya Puraya, Kampus Undip Tembalang, Semarang, terjalin penandatanganan Nota Kesepahaman yang strategis. Kolaborasi keren ini ditandatangani langsung oleh pihak OJK dan Rektor Universitas Diponegoro, Suharnomo.

Kerja sama ini dipastikan nggak cuma berhenti di atas kertas, tapi akan diwujudkan melalui program konkret yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika. Ruang lingkupnya luas, mulai dari edukasi keuangan syariah, dukungan program magang, penelitian, hingga pengabdian masyarakat. Target utamanya adalah memberikan pelindungan konsumen yang maksimal dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan Jawa Tengah.

Jadi, menjaga kesehatan finansial itu butuh ilmu yang harus terus di-update, dan sinergi antara institusi pendidikan dengan otoritas keuangan ini adalah langkah tepat agar kamu semua bisa jadi generasi yang antiboncos. Kira-kira, topik pengelolaan keuangan apa nih yang paling pengen kamu pelajari dalam waktu dekat biar dompet makin aman?

Yuk, share pendapat dan pengalamanmu di kolom komentar

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More