Momen pengibaran Bendera Pusaka pada saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 (Wikimedia)
Selain faktor pemulihan fisik Soekarno setelah minum obat, pemilihan pukul 10.00 pagi juga didasari pertimbangan taktis yang matang:
Hingga saat ini, tradisi memperingati Detik-Detik Proklamasi pada pukul 10.00 pagi tetap dipertahankan oleh Pemerintah Indonesia dalam upacara resmi kenegaraan untuk menghormati ketepatan waktu momen bersejarah tahun 1945 tersebut.
Jadi, pukul 10.00 pagi bukan sekadar angka acak. Ada perjuangan melawan malaria, kelelahan ekstrem, dan pertimbangan keamanan yang menyatu menjadi satu momen sakral. Fakta ini justru bikin kita makin menghargai betapa besar pengorbanan di balik kemerdekaan.
Kalau kamu tahu fakta sejarah lain seputar 17 Agustus yang jarang dibahas, langsung share di kolom komentar, ya!