Semarang, IDN Times - Rentetan operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik KPK dilakukan di wilayah Jawa Tengah selama tujuh bulan terakhir.
Tercatat lima bupati ditangkap KPK karena terlibat kasus suap, pemerasan, gratifikasi serta jual beli jabatan.
Kelima bupati yang ditangkap KPK antara lain Bupati Pati Sudewo, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Cilacap Syansul Auliya Rachman, Bupati Sukoharjo Etik Suryani serta yang terbaru Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
Sekda Jateng, Sumarno menyebut banyaknya bupati yang diamankan KPK karena disebabkan faktor tata kelola pemerintahan dan sistem politik yang berjalan saat ini.
"Kalau sebenarnya kita bicara akar masalahnya, saya lebih menyarankan sistem politik di Indonesia harus dibenahi. Karena bahwa sistem politik kita lebih mendorong ke biaya yang mahal. Sehingga mungkin ini yang perlu dipikirkan semua pihak," tuturnya, usai paripurna pembahasan dua raperda di Gedung Berlian DPRD Jateng, Kamis (30/7/2026).
