Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Berani Coba? Ini 5 Curug Tersembunyi di Gunung Slamet yang Airnya Sedingin Es!
ilustrasi Gunung Slamet (Google Maps/Tesis Pictures)
  • Lereng Gunung Slamet menyimpan deretan curug tersembunyi dengan aliran mata air vulkanik yang langsung menembus rimbunnya hutan tropis perawan.

  • Suhu air di destinasi ini bisa drop drastis di pagi hari, memberikan sensasi air sedingin es yang dijamin ampuh menyegarkan tubuh dan pikiran.

  • Akses menuju lokasi sangat bervariasi, mulai dari trekking santai di area perhutani yang tertata rapi hingga petualangan river trekking yang menantang adrenalin.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Cuaca kota yang panas terik ditambah tumpukan deadline kerjaan emang paling gampang bikin kepala penat. Rasanya pengen banget kabur sejenak ke tempat bersuhu dingin buat healing dan refreshing otak. Kalau kamu lagi butuh pelarian yang menyegarkan, bermain air di curug bisa jadi pelarian yang sempurna.

Tapi lupakan dulu curug-curug mainstream yang padat pengunjung. Sebagai gunung tertinggi di Jawa Tengah, bentang alam lereng Gunung Slamet—khususnya di wilayah Banyumas dan Purbalingga—menyimpan banyak surga air terjun perawan. Mata air vulkaniknya mengalir menembus hutan yang belum terjamah, bikin suhunya drop drastis di pagi hari. Yuk, buat kamu para petualang, kita eksplorasi 5 curug tersembunyi yang airnya sedingin es berikut ini!

1. Curug Jenggala: Pertemuan Tiga Sungai Megah

Aliran air terjun Curug Jenggala. (instagram.com/iknowherlyn)

Berlokasi di kawasan Kalipagu, Baturraden, Curug Jenggala menawarkan pesona alam yang luar biasa. Curug ini merupakan titik pertemuan dari tiga aliran sungai yang melebur menjadi satu air terjun raksasa yang sangat megah.

Karena letaknya berada di ketinggian lereng pegunungan, air di sini sangat jernih, segar, dan menusuk tulang di pagi hari. Untuk mencapainya, kamu hanya perlu melakukan trekking santai sekitar 15–20 menit. Sepanjang jalan, matamu akan dimanjakan oleh hamparan pipa air kuno peninggalan Belanda, jembatan kayu yang estetik, dan bentangan hutan pinus Perhutani yang asri.

2. Curug Cipendok: Sensasi Kabut Air yang Bikin Menggigil

Curug Cipendok (Google maps/Bhagyawan Rizqol Jannata)

Bergeser ke daerah Cilongok, Banyumas, ada Curug Cipendok yang siap bikin kamu takjub. Air terjun ini memiliki ketinggian menakjubkan sekitar 92 meter dan dikelilingi oleh dinding tebing batu raksasa. Area ini juga masuk dalam kawasan hutan lindung yang masih menjadi habitat asli satwa langka seperti elang jawa dan owa jawa.

Saking tingginya, debit air yang jatuh menciptakan cipratan kabut air (water mist) yang menyebar hingga sejauh puluhan meter. Nggak perlu menceburkan diri, cukup berdiri di dekat bibir kolamnya saja sudah cukup membuat tubuhmu menggigil kedinginan akibat embusan angin es. Aksesnya pun sangat bersahabat, berupa undakan tangga batu yang sudah tertata rapi membelah rimbunnya pepohonan tua.

3. Curug Gomblang: Spot Fotografi dengan Air Penawar Lelah

Curug Gomblang (instagram.com/curuggomblang)

Buat kamu yang hobi hunting foto, Curug Gomblang di daerah Girimulyo wajib masuk bucket list. Pengelola setempat sudah menyediakan dek pandang khusus yang berlatar belakang langsung kemegahan air terjun vertikal ini, menjadikannya salah satu curug dengan sudut pandang fotografi terbaik.

Kolam penampungan di bawah curug ini tergolong dangkal dengan dasar bebatuan hitam yang eksotis. Airnya yang sangat dingin sangat cocok dimanfaatkan untuk membasuh muka atau sekadar berendam kaki guna melepas lelah setelah berjalan jauh. Jalur trekking menuju lokasi cukup bersahabat, didominasi oleh jalan setapak tanah yang sedikit menanjak di tengah area perkebunan warga.

4. Curug Carang: Hidden Gem Murni di Balik Kanopi Hutan

potret Curug Carang (Instgaram.com/edikurniaa_)

Berada di Kemutug Kidul, Banyumas, Curug Carang adalah sebuah hidden gem murni yang masih sangat jarang diketahui oleh wisatawan massal. Curug ini memiliki bentuk bertingkat dua dengan aliran air yang merambat pelan di antara bebatuan berlumut yang sangat eksotis.

Kawasan ini tertutup rapat oleh kanopi pepohonan hutan yang lebat, sehingga sinar matahari jarang bisa menembus langsung ke dasar lembah. Hasilnya? Suhu air di sini sangat stabil dan sedingin air kulkas. Namun, medan petualangannya cukup menantang. Kamu harus menyusuri aliran sungai dangkal (river trekking) dan ekstra hati-hati saat memijak batuan licin di sepanjang jalur.

5. Curug Duwur: Kesejukan Alami di Lereng Utara

ilustrasi curug (pexels.com/Kadier Jilan)

Beralih ke sisi utara Gunung Slamet, tepatnya di wilayah Kabupaten Tegal, ada Curug Duwur yang tersembunyi di balik perbukitan pertanian sayur. Wilayah Bumijawa sendiri memang sudah terkenal sebagai salah satu titik terdingin di kawasan Tegal.

Aliran air Curug Duwur mengalir deras melewati celah batuan sempit, membawa suhu dingin pegunungan murni yang sangat pekat. Untuk menikmati kesejukan alami ini, kamu perlu berjalan kaki membelah area persawahan berundak (terasering) milik warga lokal yang menenangkan jiwa sebelum akhirnya tiba di dasar lembah air terjun.

Tips Keselamatan Penting

Lereng Gunung Slamet memiliki curah hujan lokal yang tinggi dan sering tak terprediksi. Jika kamu sedang asyik bermain air lalu tiba-tiba melihat air curug berubah keruh kecokelatan atau membawa ranting-ranting pohon dari atas, segera naik dan jauhi aliran sungai. Ini adalah tanda bahaya awal terjadinya banjir bandang kiriman dari arah puncak gunung.

Nah, terbukti kan kalau Gunung Slamet punya segudang surga tersembunyi yang siap mendinginkan kepalamu dari stresnya rutinitas harian? Dari kelima curug super dingin di atas, mana nih yang medannya paling bikin kamu tertantang buat packing ransel akhir pekan ini?

Jangan lupa share artikel ini ke grup tongkrongan kamu buat ngerencanain trip bareng, ya!

Editorial Team

Related Article