Pernah dengar stereotip kalau Gen Z itu susah diatur, gampang burnout, atau cuma jago main media sosial? Ternyata pandangan itu nggak sepenuhnya benar, lho! Di balik gaya kerjanya yang terkesan santai dan fleksibel, anak-anak muda kelahiran era digital ini justru sering jadi pahlawan tanpa tanda jasa saat kantor sedang dilanda krisis.
Saat server perusahaan tiba-tiba mati, algoritma media sosial berubah drastis semalaman, atau brand mendadak kena cancel culture, manajemen senior biasanya langsung panik. Nah, di momen krusial inilah, soft skill tersembunyi Gen Z maju sebagai tameng penyelamat.
Yuk, kita bongkar 5 keunggulan mereka yang bikin perusahaan tetap bernapas panjang di era digital!
