Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Surga Paling Dingin di Jateng Buat Healing Maksimal Bulan Juli!
Dataran tinggi Dieng (unsplash.com/Andri Hermawan)
  • Bulan Juli adalah momen emas di mana puncak kemarau berpadu dengan angin Monsun Australia, menyulap cuaca di Jawa Tengah menjadi kering dan super dingin.

  • Kawasan dataran tinggi seperti Dieng, Selo, hingga Posong menawarkan pesona alam yang megah dan sangat cocok dijadikan tempat pelarian (healing) dari stresnya rutinitas.

  • Kondisi angin kemarau di pegunungan sangat rentan membuat kulit kering, sehingga kamu wajib membawa amunisi lengkap seperti jaket tebal, sarung tangan, dan pelembap kulit.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah nggak sih merasa sumpek dengan rutinitas harian yang menumpuk, ditambah cuaca kota yang panasnya bikin gampang emosi? Kalau level stresmu sudah di ubun-ubun, ini saatnya kamu mengambil cuti sejenak untuk mendinginkan kepala—secara harfiah!

Buat kamu para Wargi yang sedang mencari pelarian estetik, bulan Juli adalah waktu paling sempurna untuk menjelajahi Jawa Tengah. Di bulan ini, fenomena angin Monsun Australia sedang bertiup kencang membawa hawa dingin kering yang sangat menyejukkan ke Pulau Jawa. Nggak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk cari udara dingin yang menusuk tulang.

Yuk, kemas jaket tebalmu dan bersiap healing ke lima daerah terdingin di Jateng berikut ini!

1. Dataran Tinggi Dieng (Wonosobo & Banjarnegara)

Ilustrasi Dieng (dok. http://pixabay.com/masfajar)

Kalau bicara soal destinasi dingin, Dataran Tinggi Dieng jelas memegang takhta tertinggi sebagai daerah berpenghuni paling dingin di Jawa Tengah. Pada bulan Juli, suhu malam harinya bisa merosot drastis hingga 0 derajat Celcius atau bahkan menyentuh angka minus!

Cuaca ekstrem ini memunculkan fenomena unik bernama Bun Upas (embun es), di mana hamparan rumput dan tanaman akan tertutup kristal es putih layaknya salju di pagi hari. Untuk spot healing paling maksimal, kamu wajib berburu golden sunrise terindah di Sikunir Hill Dieng, bersantai di Batu Pandang Ratapan Angin, atau menyusuri magisnya komplek Candi Arjuna.

2. Kecamatan Selo (Boyolali)

potret wisata alam New Selo Boyolali (google.com/maps/Dhian Tata)

Berada tepat di pelana atau celah antara dua raksasa, yakni Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, membuat Kecamatan Selo memiliki sirkulasi angin pegunungan yang sangat sejuk, terutama saat kabut mulai turun di sore hari.

Suasana pedesaan khas lereng gunung dengan latar pemandangan puncak Merapi yang terlihat sangat dekat dijamin ampuh menenangkan pikiranmu. Arahkan kendaraanmu ke Wisata Gunung Nganten Desa Lencoh untuk mencoba sensasi campervan dan ngopi santai berlatar gunung, atau nikmati arsitektur estetik di Bukit Sanjaya.

3. Tawangmangu & Ngargoyoso (Karanganyar)

jalan di Tawangmangu (commons.wikimedia.org/Bennylin)

Bergeser ke wilayah timur, kawasan di lereng Gunung Lawu ini pantang untuk dilewatkan. Di bulan Juli, kabut tebal biasanya sudah mulai menyelimuti jalanan sejak siang hari. Hawanya memang cukup menusuk tulang, namun sangat menyegarkan paru-paru.

Area ini sangat identik dengan hamparan perkebunan teh yang hijau berundak-undak dan dikelilingi oleh hutan pinus yang asri. Pilihan spot pelarian terbaik di sini jatuh pada Kebun Teh Kemuning, keseruan alam di Lawu Park, hingga segarnya percikan air di Air Terjun Jumog.

4. Wisata Alam Posong (Temanggung)

instagram.com/tamanwisata_posong

Tersembunyi di kaki Gunung Sindoro, kawasan Posong menawarkan panorama alam terbuka yang kemegahannya sukses bikin takjub. Udara dingin di sini berpadu sempurna dengan pemandangan langit yang sangat bersih karena minimnya polusi udara.

Daya tarik utamanya adalah pengalaman menikmati mahakarya samudra awan di pagi hari sambil memandangi siluet megah dari tujuh puncak gunung yang mengelilinginya. Kamu bisa bersantai atau bermalam di area taman dan camping ground Posong Natural Park yang fasilitasnya sangat memadai.

5. Bandungan & Kopeng (Kabupaten Semarang)

Umbul Songo Kopeng (instagram.com/suryo_dwi_prasetyo_)

Bagi Wargi yang mencari akses healing lebih mudah dan dekat dari ibu kota provinsi, lereng Gunung Ungaran (Bandungan) dan lereng Gunung Merbabu sisi utara (Kopeng) adalah pilihan yang paling logis. Daripada pusing menghabiskan akhir pekan berputar-putar di keramaian pusat perbelanjaan kota seperti DP Mall Semarang, melipir sejenak ke kawasan sejuk ini dijamin ampuh me-reset pikiranmu.

Kawasan ini menawarkan perpaduan memanjakan mata antara hutan pinus pegunungan, taman bunga, dan wisata sejarah di atas awan. Apalagi kalau kamu membawa drone DJI andalanmu, memotret komplek Candi Gedong Songo atau area Umbul Sidomukti dari udara pasti akan menghasilkan footage penyembuh jiwa yang estetik. Jangan lupa mampir juga ke Gardu Pandang Kopeng untuk menikmati kesejukan sambil berjalan kaki santai!

Meresapi udara dingin sambil menyeruput minuman hangat di tengah alam terbuka memang selalu berhasil menyembuhkan rasa penat setelah berminggu-minggu hustle di tempat kerja. Ingat, pastikan tubuhmu tetap hangat dan kulitmu tetap terhidrasi dengan baik selama berlibur.

Nah, Wargi, dari kelima destinasi super dingin di atas, lanskap alam mana nih yang paling ingin kamu kunjungi di bulan Juli ini? Yuk, tag partner traveling-mu dan rencanakan agenda healing kalian di kolom komentar!

Editorial Team

Related Article