5 Tips Menghadiri Bukber Keluarga Tanpa Rasa Tertekan tanpa Pasangan

- Santai dan tenangkan pikiranmu, persiapkan diri sebaik mungkin, dan bersikap ramah ke semua orang.
- Jawab pertanyaan tentang pasangan dengan baik dan bijak, tanpa kesal atau tersinggung.
- Tetap berbaur tanpa minder, nikmati kebersamaan, dan ajak keluarga bercanda untuk menurunkan ketegangan.
Acara buka puasa bersama (bukber) keluarga merupakan momen hangat yang menyenangkan. Namun, bagi kamu yang sudah mapan dan cukup usia tetapi masih melajang, acara ini sering kali memicu rasa cemas. Pertanyaan seputar pasangan kerap menjadi momok yang menegangkan.
Jangan biarkan hal tersebut menghalangimu untuk bersilaturahmi. Tunjukkan kedewasaan kamu dan nikmati kebersamaan yang ada. Berikut adalah lima tips agar kamu tetap percaya diri dan tidak tertekan saat menghadiri bukber keluarga meski seorang diri.
1. Santai dan tenangkan pikiranmu

Gak perlu khawatir berlebihan akan dicecar berbagai pertanyaan tentang siapa dan mana pasanganmu. Jika memang belum punya, jangan jadikan itu sebagai penghalang langkahmu menghadiri acara buka puasa dengan keluarga besar. Santai, persiapkan diri sebaik mungkin, dan bersikap ramahlah ke semuanya.
Berpikirlah yang positif supaya perasaanmu nyaman, ini juga akan membuat orang sekitar senang. Wajahmu juga nampak bersinar ketika tersenyum ramah menyapa satu per satu anggota keluarga.
2. Jika mulai ada yang bertanya, tetaplah jawab dengan baik dan bijak

Ketika mulai ada anggota keluarga yang menanyakanmu perihal pasangan, gak usah marah maupun kesal. Yakinlah bahwa mereka gak ada maksud menyakitimu dengan pertanyaan seperti itu. Mereka hanya sebatas bersikap basa-basi untuk memancing percakapan.
Kendalikan diri, gak usah tersinggung. Rileks dan berikan jawaban jujur tanpa terlihat kurang senang dengan pertanyaannya. Terlebih lagi, jika yang bertanya usianya jauh lebih tua darimu, gak perlu dimasukkan ke hati secara negatif.
3. Tetaplah berbaur tanpa minder

Jika ada anggota keluarga yang seumuran dan sudah berpasangan, gak perlu minder dalam acara bukbernya. Tunjukkan rasa senangmu karena dia sudah memiliki kekasih, atau bagi yang baru saja menikah, ucapkan juga selamat berbahagia. Ketika ada yang menggodamu dengan pertanyaan kapan akan menyusul, minta doa yang terbaik saja.
Percayalah, gak akan sepanjang acaranya hanya membahas tentang kehidupan asmaramu. Jadi, berbaurlah untuk menguatkan ikatan kasih sayang keluarga.
4. Tenang, mereka gak akan menyudutkan

Jaga ketenangan diri di momen spesial ini. Ketika menghadiri acara bukber keluarga dan kamu masih sendiri, itu bukanlah kesalahan. Maka, tenanglah dan nikmati kebersamaannya. Ketika sudah berbuka, makan dan minumlah dengan santai.
Bersyukurlah masih bisa berbuka dengan keluarga besar. Di luar sana, ada banyak orang yang gak bisa menikmati bukber dengan keluarga. Syukuri nikmatmu ini, datang bersama pasangan maupun sendiri, bukanlah beban di hati.
5. Ajak keluarga bercanda

Untuk menurunkan ketegangan dalam diri, jika sudah berbuka dan waktunya mengobrol bersama, jadilah pribadi yang menyenangkan dan asyik bercanda. Kalau bisa jadikan saja statusmu sebagai topik bercandaan, siapa tahu ada saudara yang punya kenalan, kamu malah berpotensi dapat pasangan.
Dengan begitu, pada bukber berikutnya, kamu bisa mengajaknya. Barang kali, malam lebaran akan ada momen istimewa juga, kamu sudah bisa mengenalkannya sebagai pasangan.
Jangan jadikan status lajang sebagai alasan untuk absen. Justru, momen tersebut membuka banyak peluang. Kamu bisa bertemu orang baru atau bahkan dikenalkan dengan kerabat jauh yang mungkin cocok dengan kriteriamu. Berpenampilanlah sebaik mungkin dan nikmati acaranya, karena jodoh bisa datang di waktu dan cara yang tak terduga.


















