Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Santri Korban Tertimbun Material di Magelang Masih Dirawat

7 Santri Korban Tertimbun Material di Magelang Masih Dirawat
ilustrasi korban menjalani perawatan medis. (Unsplash.com/Marcelo Leal)
Share Article

Magelang, IDN Times - Sebanyak tujuh orang santri Pondok Pesantren Darussalam Gontor 5 yang menjadi korban tertimbun material dinding yang roboh masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merah Putih di Kabupaten Magelang.

Seperti diketahui pada Jumat (25/4/2025) sekitar pukul 10.30 WIB terjadi tanah longsor yang mengakibatkan talud penyangga dinding longsor yang membuat dinding penampungan (kolam) air berada di atasnya ambrol dan menimpa kamar mandi dan menimbun puluhan santri yang sedang mandi untuk persiapan sholat Jumat.

Direktur RSUD Merah Putih Magelang, Leli Puspitowati mengatakan ketujuh pasien tersebut sebagian besar mengalami luka patah tulang dan satu di antaranya menjalani operasi. Ia menjelaskan bahwa dari 29 pasien santri yang masuk rumah sakit hingga Sabtu siang tersisa tujuh orang menjalani pemeriksaan intensif, sementara 17 santri lainnya sudah diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan.

"Yang dirawat sampai hari ini ada tujuh orang dan yang 1 orang kita rujuk di RS Sardjito Yogyakarta dan yang lain sisanya 17 orang sudah boleh pulang, jadi tidak dirawat inap," katanya melansir Antara. 

Pihaknya menambahkan, mengingat terdapat sejumlah pasien yang mengalami cidera serius seperti patah tulang kaki, dan tangan. Direncanakan akan dilakukan tindakan operasi pada hari ini.

"Untuk yang dirawat inap sampai hari ini harus dilakukan tindakan operasi karena mengalami cidera patah tulang pada bagian kaki dan ada satu yang harus di observasi. Sementara yang satu orang lagi mengalami cidera kepala ringan, tapi saat ini kondisinya sudah membaik. Sementara yang sudah diperbolehkan pulang itu cuma terdapat luka ringan saja," katanya.

Ia mengatakan, keseluruhan pasien dari Pondok Gontor tersebut yang masuk berjumlah 29 orang terdapat 4 orang diantaranya meninggal dunia dan sudah diserahkan ke pihak keluarga. Atas musibah tersebut, pemerintah Kabupaten Magelang memberikan perhatian salah satunya menanggung biaya perawatan para korban.

"Kebijakan dari pemerintah
untuk pembiayaan pasien, dari total 29 itu ada yang sudah dengan BPJS aktif, tapi ada beberapa yang tidak mempunyai BPJS namun kebijakan dari bupati untuk yang tidak mempunyai BPJS nanti pembiayaannya di tanggung oleh pemerintah daerah," katanya.
Pondok Pesantren Darussalam Gontor 5

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

4 Konsep Pengasuhan Laki-Laki Baru Cegah Kekerasan Anak dan Fatherless

28 Jun 2026, 23:00 WIBNews