Semarang, IDN Times - Sebanyak 707 siswa dan guru SMK Negeri 6 Semarang mengalami gejala dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG), Jumat (31/7/2026). Sembilan orang di antaranya harus dirujuk ke puskesmas dan rumah sakit untuk menjalani observasi lebih lanjut.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang belum memastikan penyebab kejadian tersebut. Sampel makanan, sisa pangan, hingga spesimen korban telah diambil untuk pemeriksaan laboratorium.
Sembari menunggu hasil penyelidikan, distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Semarang Timur (Karangturi) dihentikan sementara sebagai langkah kehati-hatian.
