Temuan 100 SPPG Fiktif, Program MBG di Cilacap Lanjut, yang Diperangi Korupsinya

- Pemerintah Kabupaten Cilacap menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, dengan fokus utama membersihkan praktik korupsi tanpa menghentikan pelaksanaannya.
- Program MBG terbukti menggerakkan ekonomi lokal, meningkatkan pendapatan petani, serta menghidupkan kembali pasar tradisional melalui penyerapan langsung hasil panen ke dapur SPPG.
- Pemkab menemukan sekitar 100 titik SPPG fiktif dari lebih 300 lokasi terdaftar; pendaftaran baru ditutup sementara untuk verifikasi dan penghapusan titik bermasalah.
Cilacap, IDN Times - Meski portal pendaftaran titik baru Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditutup sementara, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap tetap berlanjut.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya menegaskan bahwa pemerintah daerah fokus membersihkan praktik korupsi, bukan menghentikan program andalan Presiden Prabowo Subianto ini.
“Kami juga sejalan akan memastikan bahwa program MBG akan tetap berlanjut di Kabupaten Cilacap. Yang mereka perangi itu bukan programnya. Jadi kita harus bisa menerjemahkan secara bijak. Yang mereka perangi adalah korupsinya. Dan hal itu juga yang sejalan dengan pemerintah Kabupaten Cilacap,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan kepada sejumlah wartawan, Rabu (24/6/2026).
1. Paguyuban mitra ikut awasi program MBG

Ammy menyambut baik kehadiran paguyuban mitra yang akan menjadi mitra pemerintah dalam mengawasi pelaksanaan MBG. Setiap dapur diharapkan sesuai SOP dan standar gizi yang ditentukan pemerintah pusat, sehingga program bisa berjalan lebih bersih dan transparan.
Senin (22/6/2026), puluhan ribu relawan, mitra SPPG, pedagang pasar, petani, dan masyarakat memadati Alun-alun Cilacap menggelar aksi damai. Mereka mendukung keberlanjutan program sekaligus mendorong perbaikan tata kelola agar bebas korupsi.
Ketua Serikat Pekerja Relawan Bersatu Indonesia Maju Kabupaten Cilacap, Maryo, menekankan manfaat ganda program ini. "Banyak sekali masyarakat Cilacap terserap untuk bekerja di SPPG. Program MBG ini tidak hanya memberikan makanan bergizi untuk masyarakat saja, tapi juga membuka peluang kerja,"katanya.
Hal itu juga dibenarkan Ketua APPSI Cilacap, Mustangin Mulyana yang menyoroti dampak ekonomi positif MBG. Program ini telah menghidupkan rantai pasok dari petani, peternak, hingga pedagang pasar yang kini ramai orderan.
2. Dampak ekonomi program MBG bagi Cilacap

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menurutnya memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi petani lokal di Kabupaten Cilacap. Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya mengungkapkan bahwa MBG berhasil memutar roda ekonomi hingga ke tingkat paling bawah. Petani kini bisa menjual hasil panen mereka secara langsung ke dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tanpa melalui tengkulak yang memotong harga.
Beras, sayuran, hingga hasil kebun lainnya langsung diserap oleh ratusan SPPG yang tersebar di Cilacap. Pasar tradisional yang sempat sepi kini ramai kembali karena banjirnya orderan bahan baku untuk program MBG. Hal ini membuat pendapatan petani meningkat signifikan dan memberikan kepastian pasar yang selama ini sulit didapat.
“Dengan adanya program MBG, petani bisa langsung menjual berasnya dan hasil kebunnya untuk mensuplai SPPG. Pasar yang dulu mulai sepi sekarang dipenuhi orderan-orderan,”ujar Ammy.
Keberlanjutan program ini diharapkan terus mendongkrak perekonomian petani lokal dan membuka peluang lebih luas bagi sektor pertanian di Cilacap.
3. Temuan mencengangkan, 100 fiktif bikin pemkab pusing

Sebelumnya Ammy mengungkapkan temuan mencengangkan dari lebih dari 300 titik SPPG yang terdaftar, sekitar 100 titik diduga fiktif. Banyak di antaranya tidak memiliki bangunan fisik dan berada di lokasi aneh seperti tengah hutan, tengah sawah, hingga tengah kuburan.
“Titik itu tidak ada bangunan apapun. Ada yang di tengah hutan, ada yang di tengah sawah, ada yang di tengah kuburan, isu jual beli titik kemudian titik fiktif yang memang benar adanya, ini yang harus kita benahi,"tegas Ammy.
Sebagai langkah pembersihan, portal pendaftaran titik SPPG baru ditutup sementara dan titik-titik fiktif akan dihapus terlebih dahulu. Namun, Ammy menjamin program MBG tidak akan berhenti.



















