Ada 275 Kasus Kebakaran di Semarang, Didominasi Ilalang Terbakar

- Ada penurunan kasus kebakaran di Semarang pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
- Dominasi kebakaran disebabkan oleh ilalang terbakar.
- Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mencatat ada 282 kasus kegiatan pemadaman kebakaran di tahun 2025.
1. Lakukan 1.300 kegiatan pencegahan kebakaran

Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 349 kejadian kebakaran. Sedangkan tahun 2023, ada 495 kejadian kebakaran di Kota Semarang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Sih Rianung mengatakan, penurunan kasus kebakaran di tahun 2025 lalu karena pihaknya meningkatkan kegiatan pencegahan kebakaran.
‘’Jika pada tahun 2024 kegiatan pencegahan dilakukan sekitar 700 kali, pada 2025 kami tingkatkan menjadi sekitar 1.300 kegiatan,’’ ungkapnya, Selasa (6/1/2026).
Upaya pencegahan kebakaran yang dilakukan secara masif tersebut berdampak positif pada penurunan kejadian kebakaran.
‘’Dari sekitar 300-400 kejadian di tahun-tahun sebelumnya, jumlah kebakaran turun menjadi sekitar 200-300-an kejadian di tahun 2025,’’ ujar Rianung.
2. Ada 70 kasus kebakaran ilalang

Dari jumlah 282 kasus kebakaran di tahun 2025, sebanyak 275 kasus terjadi di dalam Kota Semarang dan tujuh kejadian di luar kota, yakni di wilayah Kabupaten Demak.
Adapun, mayoritas jenis kebakaran terjadi karena kebakaran ilalang, dengan jumlah sekitar 70 kejadian. Kemudian, korban jiwa akibat kebakaran tercatat paling banyak terjadi di wilayah Semarang Timur.
‘’Dalam peristiwa tersebut, terdapat lima korban jiwa, sementara satu korban sempat dalam pencarian,’’ katanya.
Menurut Rianung, keterlambatan penanganan dipengaruhi oleh laporan kejadian yang masuk saat api sudah membesar, terutama pada kejadian yang berlangsung dini hari.
"Kami datang terlambat karena pelaporan yang masuk itu kadung besar apinya. Apalagi, saat dini hari ya. Itu jadi datangnya seperti terlambat karena pelaporan ini masuk terlambat. Seperti di Semarang Timur itu," jelasnya.
3. Rencana beli mobil damkar ukuran tangki kecil

Selain itu, lanjut dia, lokasi kebakaran yang jauh dari akses jalan utama menyulitkan petugas dalam menjangkau titik api.
Untuk merespons kejadian tersebut dan mendukung penanganan kebakaran di wilayah permukiman padat, Pemerintah Kota Semarang berencana membeli mobil pemadam kebakaran berukuran kecil yang dapat masuk ke gang sempit di tahun 2026.
"Tahun 2026 ini kami akan beli mobil damkar ukuran kecil. Jadi kalau mobil tangki besar nggak bisa, ini ada yang mobil yang bisa masuk. Pertama kali tangki," tandas Rianung.


















