Jelang Lebaran, Jokowi Bagi-Bagi THR dan Sembako di Dua Lokasi Pasar

- Menjelang Idul Fitri, Jokowi membagikan THR dan 1.000 paket sembako di Pasar Gede serta Pasar Legi, Solo, disambut antusias warga yang rela mengantre panjang.
- Aksi berbagi ini disebut sebagai bentuk silaturahmi jelang Lebaran dan wujud perhatian Jokowi kepada masyarakat meski sudah tidak menjabat sebagai presiden.
- Warga merasa bahagia dan diperhatikan karena bisa bertemu langsung dengan Jokowi serta menerima bantuan sembako dan amplop berisi uang tunai.
Surakarta, IDN Times - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Presiden ke-7 RI, Joko “Jokowi” Widodo memanfaatkan waktu luangnya dengan berbagi kepada masyarakat, Selasa (17/3/2026). Jokowi membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga di dua lokasi pasar tradisional sekaligus yakni Pasar Gede dan Pasar Legi, Solo.
Aksi tersebut pun langsung disambut antusias oleh warga yang rela mengantre demi mendapatkan THR. Banyaknya masyarakat mengantre membuat aparat keamanan turun tangan untuk menjaga ketertiban.
1. Warga antusias, rela antre demi THR dari Jokowi

Sejak Jokowi tiba di lokasi, warga tampak berbondong-bondong mendekat. Banyak dari mereka yang sudah menunggu untuk mendapatkan THR dan sembako langsung dari mantan Wali Kota Solo tersebut.
Jokowi terlihat membagikan amplop berisi THR dari dalam mobilnya. Dengan mengenakan kemeja biru muda dan topi putih, ia menyapa warga satu per satu sambil menyerahkan bantuan. Antusiasme warga begitu tinggi hingga petugas harus mengatur kerumunan agar tetap tertib dan kondusif.
Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah mengatakan pada hari ini membagikan sebanyak 1.000 sembako kepada masyarakat.
“Hari ini di Pasar Legi ada 500 dan di Pasar Gede tadi juga ada 500, Alhamdulillah berkah selalu bulan Ramadan, selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya Selasa (17/3/2026).
2. Sebut sekadar silaturahmi jelang Lebaran

Lebih lanjut, Syarif mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk silaturahmi menjelang Lebaran.
“Kurang lebih ini dalam rangka silaturahmi jelang Lebaran saja, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun Jokowi sudah tidak menjabat sebagai presiden, perhatian terhadap masyarakat tetap menjadi hal yang dijaga.
3. Warga bahagia, merasa diperhatikan

Meski tidak merinci jumlah THR yang dibagikan, Syarif menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian sederhana dari Jokowi kepada warga.
Menurutnya, kebahagiaan warga tidak hanya berasal dari isi amplop, tetapi juga dari momen kebersamaan yang tercipta.
“Warga tentunya senang, bersyukur, dan merasa diperhatikan. Jadi bukan sekadar oleh-olehnya, tapi momen silaturahminya juga yang membuat mereka bahagia,” pungkasnya.
Sementara itu salah seorang warga Sutiyem (65) mengaku senang bisa mendapatkan sembako dan amplop dari Jokowi. Ia mengaku baru kali ini mendapat sembako dari mantan presiden tersebut.
“Ini dapat sembako dan uang Rp 50 ribu, ya senang baru ini, semoga sehat selalu Pak Jokowi,” ucapnya.
Aksi bagi-bagi sembako dan THR bukan kali ini dilakukan oleh Jokowi, sebelumnya ia telah membagikan sembako di Pasar Legi, Pasar Nusukan, dan Gladag dengan membawa truk Chilipari.

















