Terbuka untuk Umum! 3 Tempat Jamasan Pusaka Malam 1 Suro di Jateng

- Malam 1 Suro di Jawa Tengah dirayakan dengan ritual Jamasan Pusaka, simbol pembersihan diri dan penyambutan tahun baru Jawa yang sarat makna spiritual.
- Keraton Surakarta dan Pura Mangkunegaran di Solo menggelar kirab serta jamasan pusaka terbuka untuk umum, menghadirkan suasana sakral dan budaya Jawa yang megah.
- Candi Cetho di Karanganyar menjadi lokasi jamasan bernuansa alam pegunungan, memadukan adat Jawa kuno dan keagamaan dalam prosesi penuh toleransi dan keindahan budaya.
Surakarta, IDN Times — Momen Malam 1 Suro dalam kalender Jawa, yang tahun ini bertepatan pada pertengahan Juni 2026, selalu diselimuti oleh atmosfer yang sakral dan sarat akan tradisi spiritual. Salah satu ritual adat paling ikonik yang selalu dinantikan oleh masyarakat adalah Jamasan Pusaka, yaitu ritual pembersihan benda-benda pusaka leluhur seperti keris, tombak, dan kereta kencana.
Tradisi ini bukan sekadar membersihkan fisik benda antik, melainkan sebuah simbolisasi pembersihan diri dan refleksi batin menyambut lembaran tahun yang baru. Menariknya, beberapa tempat bersejarah di Jawa Tengah menggelar ritual ini secara terbuka sehingga bisa disaksikan langsung oleh masyarakat umum maupun wisatawan.
Mau merasakan langsung aura magis dan luhurnya kebudayaan Jawa? Berikut adalah 3 lokasi ritual jamasan pusaka Malam 1 Suro di Jawa Tengah yang terbuka untuk umum, Lur!
1. Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Kota Solo

Berbicara soal Malam 1 Suro, Keraton Surakarta adalah episentrum tradisi yang paling megah. Setiap malam pergantian tahun Jawa, Keraton Solo menggelar Kirab Pusaka yang dilanjutkan dengan prosesi jamasan.
Daya Tarik: Kamu bisa melihat langsung kirab pusaka keraton yang dikawal oleh kerbau bule keturunan Kyai Slamet. Setelah kirab selesai memutari rute protokol kota, barulah ritual jamasan pusaka sakral dilakukan oleh para abdi dalem di dalam kompleks keraton.
Tips Pengunjung: Karena area luar keraton dan jalur kirab dipadati oleh ratusan ribu warga, sebaiknya kamu datang sejak sore hari. Pastikan memakai pakaian yang sopan (sangat disarankan mengenakan pakaian adat atau batik) sebagai bentuk penghormatan.
2. Pura Mangkunegaran Kota Solo

Hanya berjarak beberapa kilometer dari Keraton Surakarta, Istana Pura Mangkunegaran juga menggelar ritual Malam 1 Suro yang tidak kalah khidmat dan estetik. Pura Mangkunegaran dikenal sangat ramah terhadap wisatawan yang ingin menyaksikan kebudayaan mereka secara dekat.
Daya Tarik: Prosesi di sini diawali dengan kirab pusaka mengelilingi tembok luar Pura Mangkunegaran secara tapa bisu (berjalan tanpa berbicara sepatah kata pun). Setelah itu, pusaka-pusaka pilihan milik istana akan dijamas. Pihak Mangkunegaran sering kali menyediakan spot khusus bagi masyarakat umum untuk menyaksikan rangkaian upacara adat dari halaman dalam.
Tips Pengunjung: Jagalah ketenangan secara mutlak selama prosesi tapa bisu berlangsung untuk menjaga kesakralan acara.
3. Kompleks Candi Cetho Karanganyar

Jika kamu ingin merasakan sensasi ritual jamasan dengan latar belakang alam yang berkabut dan magis, melipirlah ke lereng Gunung Lawu, tepatnya di Candi Cetho, Karanganyar.
Daya Tarik: Candi bercorak Hindu ini menjadi tempat pelaksanaan ritual Malam 1 Suro yang memadukan adat Jawa kuno dan keagamaan. Selain jamasan pusaka tirta (pembersihan dengan air suci), masyarakat adat setempat juga melakukan sesaji syukur. Prosesi di udara dingin pegunungan ini sangat terbuka bagi fotografer dan wisatawan yang ingin melihat toleransi serta luhurnya adat Nusantara.
Tips Pengunjung: Karena lokasinya berada di dataran tinggi, jangan lupa membawa jaket tebal atau syal, serta selalu patuhi aturan pembatasan area candi yang sakral.
Menghadiri ritual Malam 1 Suro adalah kesempatan langka untuk belajar menghargai warisan takbenda. Jamasan mengajarkan kita bahwa merawat masa lalu adalah modal utama untuk melangkah ke masa depan dengan jiwa yang bersih.
Nah, dari ketiga lokasi di atas, mana nih yang bakal kamu kunjungi untuk mengisi malam refleksi diri nanti, Lur? Jangan lupa ajak keluarga atau teman terdekat, ya!

















