- Penambahan Fasilitas Sanitasi: Tambahan toilet portabel, ketersediaan air bersih, serta dukungan genset.
- Ketersediaan Konsumsi & Ritel: Berbagai gerai ritel mode hingga kuliner UMKM khas Joglosemar beroperasi 24 jam dengan sajian menu yang siap saji.
- Layanan Pengisian Daya Mobil Listrik: Tersedia Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tipe medium charging di area SPBU. Fasilitas ini memiliki dua dispenser dan tiga nozzle, dengan estimasi waktu pengisian daya sekitar 30 menit, sejalan dengan batas waktu imbauan istirahat.
Pemudik di Tol Semarang Solo Diimbau Istirahat Maksimal 30 Menit di Rest Area

- PT Trans Marga Jateng mengimbau pemudik di Tol Semarang–Solo agar istirahat maksimal 30 menit di rest area demi menjaga sirkulasi kendaraan saat lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
- Kebijakan ini diterapkan karena volume kendaraan diprediksi naik hingga 70.000 unit per hari, dengan puncak arus mudik pada 18 Maret dan arus balik pada 24 Maret 2026.
- TMJ menyiapkan fasilitas cepat seperti SPBU, toilet tambahan, gerai kuliner UMKM, SPKLU, serta menambah 65 petugas dan ribuan kartu elektronik untuk memperlancar layanan selama periode mudik.
Semarang, IDN Times – PT Trans Marga Jateng (TMJ) memberlakukan kebijakan khusus di kawasan peristirahatan. Pengguna Jalan Tol Semarang-Solo mendapat imbauan untuk membatasi waktu singgah di rest area maksimal 30 menit. Hal itu dilakukan menghadapi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 1447 H (2026),
Direktur Administrasi dan Keuangan PT TMJ, Sutomo Halim menjelaskan, langkah tersebut bertujuan agar fasilitas peristirahatan dapat digunakan secara bergantian oleh semua pengguna jalan. Mengingat titik lelah perjalanan sering kali terjadi di kawasan tengah ruas Semarang-Solo, sirkulasi kendaraan yang cepat sangat dibutuhkan.
1. Alasan dibalik aturan 30 Menit

Kebijakan pembatasan waktu tersebut merespons proyeksi lonjakan volume lalu lintas. Rata-rata kendaraan melintas diprediksi naik dari 50.000 menjadi 70.000 unit per hari selama periode operasional libur Idulfitri (11--31 Maret 2026).
Puncak arus mudik diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan lonjakan volume mencapai 222,1 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, puncak arus balik berpotensi terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan peningkatan hingga 347,3 persen.
Untuk memastikan aturan bergantian itu berjalan lancar, pengelola tol rutin menyampaikan pengumuman melalui sistem suara (paging) dan memantau pergerakan kendaraan via CCTV. Apabila antrean di dalam rest area memanjang hingga tumpah ke lajur tol utama, pihak kepolisian memiliki wewenang diskresi untuk memberlakukan sistem buka-tutup dan mengarahkan pemudik ke rest area berikutnya.
2. Kesiapan fasilitas layanan cepat

Meski waktu singgah dibatasi, TMJ memastikan kebutuhan esensial pemudik tetap terpenuhi dengan cepat. Tol Semarang-Solo mengoperasikan lima rest area reguler yang dilengkapi SPBU, yakni di KM 429A, 456A, 487A, 456B, dan 487B.
Perusahaan juga menyiapkan dua titik rest area fungsional di KM 439A dan KM 445B.
Adapun, untuk kapasitas daya tampung parkir tersedia untuk minimal 200 kendaraan pada fasilitas Tipe A dan 100 kendaraan pada Tipe B.
3. Tambahan personel layanan

Untuk menunjang kenyamanan dalam waktu singkat, pengelola menyiagakan:
Sebagai antisipasi tambahan, TMJ mempertebal jumlah personel siaga hingga 65 petugas, menyiapkan 36 unit mobile reader, serta menyediakan 2.000 kartu uang elektronik baru untuk mempercepat antrean transaksi gerbang tol.
Pemudik diminta selalu memastikan kecukupan saldo dan perbekalan, serta dapat mengakses One Call Center Jasa Marga Group di nomor 133 untuk informasi lalu lintas terkini.

















