Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Apindo Anggap UMP Jateng 2024 Naik Rp78 ribu Jadi Upah yang Sehat

Apindo Anggap UMP Jateng 2024 Naik Rp78 ribu Jadi Upah yang Sehat
ilustrasi uang/upah (pexels/Asanjaya)
Share Article

Semarang, IDN Times - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah menilai kenaikan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 4,02 persen atau sebesar Rp78.778 merupakan pilihan untuk upah yang sehat. Diberitakan IDN Times sebelumnya, Disnakertrans telah mengumumkan ada kenaikan UMP yang diberlakukan untuk tahun 2024 sebesar 4,02 persen. 

Menurut Frans Kongi, Ketua Apindo Jateng, naiknya UMP sebesar Rp78.778 merupakan opsi yang tepat karena sudah sesuai dengan acuan pada peraturan pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023. 

"Jadinya ini sistem upah yang sehat. Bukan untuk menyenangkan salah satu pihak sesaat saja," kata Frans saat dikonfirmasi IDN Times, Rabu (22/11/2023). 

Ia menjelaskan meski UMP 2024 naik sebesar 78.778, akan tetapi daya beli para buruh tetap akan terjaga. Sebab, Pemprov Jateng  mengupayakan adanya penciptaan lapangan kerja dengan laju investasi yang tetap akan berjalan. "Kan itu sudah meliputi inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi dikalikan alpha," jelasnya. 

Terkait adanya ancaman para buruh yang akan mogok kerja massal, ia menekankan para pekerja tak perlu melakukan hal tersebut. 

Ia mengatakan aksi mogok kerja tidak menguntungkan dari segala sisi kehidupan. "Saya pikir tidak perlu demikian. Karena tidak menguntungkan bagi siapapun," terangnya. 

Terpisah, Wakil Ketua Apindo Jateng, Dedi Mulyadi Ali mengaku patokan kenaikan UMP 2024 sudah ideal bagi semua lapisan masyarakat. "Investasi ini kan juga perlu masuk lebih banyak, lebih bagus," ujarnya. 

"Pemerintah juga membuat aturan, artinya skema itu kan bukan asal-asalan bicara, tentu melalui penelitian, dan melibatkan berbagai pihak," tutupnya. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

4 Konsep Pengasuhan Laki-Laki Baru Cegah Kekerasan Anak dan Fatherless

28 Jun 2026, 23:00 WIBNews