Bawaslu Jateng Segera Cek Syarat untuk Tangani Aduan Dugaan DPT Fiktif

Semarang, IDN Times - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah akan menindaklanjuti temuan DPT yang bermasalah dari hasil laporan Tim Hukum paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN). Menurut Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Sosiawan, dirinya punya waktu sepekan ke depan untuk mencermati hasil temuan dari Tim Hukum AMIN.
"Dan kami memiliki satu minggu untuk bisa melihat keterpenuhan syarat aduan formil dan materiil," ujar Sosiawan, Kamis (1/2/2024).
Ia menguraikan bahwa tim Bawaslu juga akan melakukan kajian-kajian guna menentukan apakah laporan DPT yang bermasalah itu sudah memenuhi syarat formil dan materiil atau belum.
Meski begitu, Sosiawan membenarkan jika perwakilan Tim Hukum AMIN memang sempat datang ke kantornya hari ini. Bawaslu Jawa Tengah sudah menerima laporan pengaduan dari tim AMIN ihwal pelaporan adanya dugaan pelanggaran DPT bermasalah di seluruh Jawa Tengah.
Sosiawan berkata DPT bermasalah yang dilaporkan sejumlah 502.564 DPT. "Dan selanjutnya untuk bisa menentukan apakah laporan ini kami proses dan akan ditindaklanjuti atau tidak," tutur Sosiawan.
Terpisah Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Jateng, Paulus Widiyantoro menjelaskan pihaknya mendapat laporan dengan berbagai hal. Antara lain pemilih ganda, alamat RT RW 0, usia di bawah 17 tahun, nama hanya dua huruf, dan lain sebagainya. Semua itu akan dilakukan proses verifikasi.
"Misalnya namanya hanya 2 huruf itu memang namanya asli atau tidak, atau RT 0 itu apakah di KTP memang tertulis seperti itu. Jadi ada beberapa perumahan baru yang memang belum terbentuk RT RW-nya. Atau memang di KTP tertulis RT RW 0," bebernya.
Seperti diberitakan sebelumnya, setidaknya 502.564 daftar pemilih tetap (DPT) di Jawa Tengah terlacak sebagai data fiktif. Temuan tersebut disampaikan tim hukum paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) setelah mengendus adanya indikasi kecurangan yang muncul pada sebaran data DPT fiktif.
"Kami melaporkan DPT Pemilu yang temukan setenga juta lebih bermasalah. Untuk saat ini sudha dilaporkan ke KPU Jateng dan pihak Bawaslu kita minta segera mengawal proses verifikasi dari KPU. Karena dua minggu lagi kita akan menghadapi pemilihan umum," ujar Joko Purnomo, Koordinator Relawan Anies Jateng saat mendatangi kantor Bawaslu Jateng, Kamis (1/2/2024).



















