Semarang, IDN Times - Sejumlah makanan takjil yang dijual di sekitar kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang kedapatan mengandung zat formalin. Temuan tersebut muncul saat tim BPOM menggelar uji kandungan bahan makanan yang dijual para pedagang takjil di lokasi tersebut.
"Untuk uji takjil dilakukan sampel, ada 222 yang diuji bahan berbahaya. Saat ini yang dicek lokasinya di Jalan Imam Barjo ada 10 sampel, 20 di sini (MAJT) dan sisanya di Kalibanteng. Yang di MAJT ditemukan mengandung bahan kimia berbahaya. Ada mi basah dan bakso mengandung formalin," ujar Woro Puji Hastuti, petugas bagian pengawasan dan pemeriksaan BPOM Semarang, Jumat (5/4/2024).
