Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Brebes Gelar Sekolah Tatap Muka, Ganjar: Evaluasi Dulu, Ojo Kesusu

Brebes Gelar Sekolah Tatap Muka, Ganjar: Evaluasi Dulu, Ojo Kesusu
ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Share Article

Brebes, IDN Times - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyoroti sikap Pemkab Brebes yang menggelar sekolah tatap muka mulai Selasa (18/8/2020). Kegiatan tatap muka diberlakukan pihak Pemkab untuk jenjang siswa SD dan SMP negeri.

1. Ganjar was-was ada klaster sekolah

Rudal Afgani
Rudal Afgani

Ganjar mengaku was-was dengan sikap Pemkab Brebes yang menggelar kebijakan itu. Pasalnya, wilayah Brebes masih punya tugas rumah dalam penanganan COVID-19. Ganjar menganggap tes COVID-19 secara masif di Brebes belum maksimal.

"Brebes melaksanakan tatap muka, serentak maju bareng, itu tidak sesuai surat edaran dari saya. Tidak harus izin ke saya karena kewenangan ada di sana, tapi karena saya sudah berikan surat kepada mereka, sehingga seharusnya mereka berkoordinasi. Jangan sampai ada klaster sekolah," katanya, Rabu (19/8/2020).

2. Mestinya sebelum sekolah dibuka, harus ada kegiatan luar jaringan

Ilustrasi siswa sekolah dasar belajar online. (IDN Times/Debbie Sutrisno)
Ilustrasi siswa sekolah dasar belajar online. (IDN Times/Debbie Sutrisno)

Ia bilang mestinya sebelum sekolah dibuka, masing-masing daerah menggelar sekolah luring atau luar jaringan seperti imbauannya di surat edaran. 

Selain itu, ada ketentuan lain sebelum daerah membuka pembelajaran tatap muka. Aturan yang dimaksud Ganjar mengenai riset kurva kasus penularan COVID-19. Brebes, katanya masih ada 21 kasus COVID-19 sampai saat ini.

Langkah selanjutnya diminta melakukan simulasi untuk memastikan protokol kesehatan berjalan baik. "Jika prosedur itu sudah, evaluasi dulu, ojo kesusu," paparnya.

3. Bupati Brebes diminta cek belajar tatap muka

IDN Times/Muchammad Haikal
IDN Times/Muchammad Haikal

Pihaknya menyarankan agar Bupati Brebes segera mendampingi, mengecek, dan mengevaluasi hasil pembelajaran tatap muka.

Setiap upaya bagi anak sekolah, ia mengungkapkan harus lebih dicermati. "Mungkin di sekolah bisa dijaga, tapi dari rumah ke sekolah atau dari sekolah ke rumah, kita tidak pernah tahu. Kecuali, siap mengantarkan dan menjemput satu persatu. Ini yang saya ingatkan kepada semuanya, dan penyelenggara sekolah," bebernya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Mantan Artis Terlibat Kasus Pig Butchering di Jateng, Modusnya Ngonten

01 Jun 2026, 17:05 WIBNews