Surakarta, IDN Times — Menghabiskan waktu malam Minggu di pertengahan bulan seperti Sabtu, 18 Juli 2026 ini memang paling pas dipakai untuk melepas penat setelah sepekan penuh dihantam rutinitas kerja, Lur. Bagi masyarakat di Jawa Tengah dan Yogyakarta, salah satu ritual malam hari yang paling populer dan tak pernah lekang oleh zaman adalah jagongan bengi (mengobrol malam hari) di angkringan atau wedangan.
Sambil menikmati sebungkus sego kucing, sate usus bakar, dan segelas wedang jahe hangat, obrolan bisa mengalir begitu saja sampai larut malam. Menariknya, aktivitas ini sering kali dianggap sebelah mata sebagai kegiatan membuang waktu atau sekadar ngobrol ngalor-ngidul tanpa arah. Padahal, jika dibedah dari kacamata sains, ada efek penyembuhan mental yang luar biasa di balik riuhnya suasana angkringan.
Bukan sulap bukan sihir, yuk bongkar alasan psikologis mengapa jagongan bengi di angkringan menjadi terapi stres terbaik bagi orang Jawa berikut ini, Lur!
