Jepara, IDN Times - Bupati Jepara Witiarso Utomo mengungkapkan perbaikan serta perawatan jalan kabupaten yang ada di wilayahnya saat ini membutuhkan kucuran dana segar mencapai Rp150 miliar.
Bupati Jepara Butuh Sokongan Dana Rp150 M Biar Jalan Kabupaten Jadi Mulus

1. Pemkab Jepara lakukan recofusing Rp97 miliar
Namun begitu, sampai sekarang pihaknya harus mengalami efisiensi anggaran senilai Rp97 miliar. Sehingga masih membutuhkan banyak supporting pendanaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
"Di sisi lain, Pemkab Jepara juga telah melakukan efisiensi APBD yang mencapai Rp97 miliar," ungkap Witiarso saat acara Rembug Selapanan di Pendopo Pemkab Jepara, Selasa malam (4/3/2025).
2. Jepara dapat bantuan dana Rp30 miliar dari Pemprov
Lebih lanjut, Witiarso menghaturkan terima kasih kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi yang memutuskan memberikan bantuan dana senilai Rp30 miliar bagi Pemkab Jepara. Anggaran Rp30 miliar ini, katanya akan diperuntukkan untuk perbaikan jalan di Jepara.
Untuk anggaran dari Pemprov Jateng sebesar Rp30 miliar disebutnya masih butuh tambahan agar program perbaikan jalan bisa berjalan maksimal.
3. Luthfi: APBD Provinsi diefisiensikan
Sedangkan, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, semangat efisiensi yang dilakukan Pemprov Jateng sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa dana APBD harus dihemat dan digunakan sesuai kebutuhan program prioritas yang telah dicanangkan.
"APBD Provinsi diefisiensikan dan dikumpulkan. Digunakan sesuai dengan program prioritas. Jadi nanti manfaatnya akan terasa di masyarakat," ungkapnya.
4. Luthfi akui banyak jalan provinsi yang perlu perbaikan
Berdasarkan keterangan Pemprov Jateng, tahun ini ada efisiensi APBD sebesar Rp3,4 triliun. Efisiensi anggaran berdasarkan pada pemetaan berbagai pos alokasi. Rencananya, anggaran itu akan dialokasikan untuk program-program yang menyejahterakan masyarakat.
Adanya program prioritas yang ia sebut akan diguyur menggunakan dana efisiensi tersebut di antaranya meningkatkan infrastruktur jalan, pendidikan, hingga pertanian. Anggaran efisiensi selanjutnya juga akan digunakan untuk peningkatan infrastruktur pertanian, mengingat Jawa Tengah menjadi salah satu lumbung pangan.
Luthfi mengakui, hingga kini masih banyak jalan provinsi di Jawa Tengah yang masih perlu dilakukan perbaikan. Untuk itu, ia telah memerintahkan penambalan terlebih dahulu jelang lebaran 2025 ini. Setelahnya akan dilakukan peningkatan jalan.
Tetapi pekerjaan itu akan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.