Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bupati Jepara Butuh Sokongan Dana Rp150 M Biar Jalan Kabupaten Jadi Mulus
Sejumlah tokoh masyarakat bersama Bupati Jepara Witiarso Utomo dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menghadiri rembug selapanan di Pendopo Pemkab Jepara. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)
  • Bupati Jepara membutuhkan dana segar Rp150 miliar untuk perbaikan jalan kabupaten
  • Pemkab Jepara mengalami efisiensi anggaran Rp97 miliar, masih membutuhkan tambahan dana dari Pemprov Jateng
  • Gubernur Jateng memberikan bantuan dana Rp30 miliar, efisiensi APBD sebesar Rp3,4 triliun akan dialokasikan untuk program prioritas
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jepara, IDN TimesBupati Jepara Witiarso Utomo mengungkapkan perbaikan serta perawatan jalan kabupaten yang ada di wilayahnya saat ini membutuhkan kucuran dana segar mencapai Rp150 miliar. 

1. Pemkab Jepara lakukan recofusing Rp97 miliar

Salah satu tokoh masyarakat Jepara, Ahmad Muzaqi menyimak paparan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Namun begitu, sampai sekarang pihaknya harus mengalami efisiensi anggaran senilai Rp97 miliar. Sehingga masih membutuhkan banyak supporting pendanaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

"Di sisi lain, Pemkab Jepara juga telah melakukan efisiensi APBD yang mencapai Rp97 miliar," ungkap Witiarso saat acara Rembug Selapanan di Pendopo Pemkab Jepara, Selasa malam (4/3/2025). 

2. Jepara dapat bantuan dana Rp30 miliar dari Pemprov

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Lebih lanjut, Witiarso menghaturkan terima kasih kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi yang memutuskan memberikan bantuan dana senilai Rp30 miliar bagi Pemkab Jepara. Anggaran Rp30 miliar ini, katanya akan diperuntukkan untuk perbaikan jalan di Jepara. 

Untuk anggaran dari Pemprov Jateng sebesar Rp30 miliar disebutnya masih butuh tambahan agar program perbaikan jalan bisa berjalan maksimal.

3. Luthfi: APBD Provinsi diefisiensikan

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Sedangkan, Gubernur Jawa Tengah,  Ahmad Luthfi menyatakan, semangat efisiensi yang dilakukan Pemprov Jateng sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa dana APBD harus dihemat dan digunakan sesuai kebutuhan program prioritas yang telah dicanangkan.

"APBD Provinsi diefisiensikan dan dikumpulkan. Digunakan sesuai dengan program prioritas. Jadi nanti manfaatnya akan terasa di masyarakat," ungkapnya. 

4. Luthfi akui banyak jalan provinsi yang perlu perbaikan

ilustrasi lubang pada aspal jalan (pexels.com/Анна Малышева)

Berdasarkan keterangan Pemprov Jateng, tahun ini ada efisiensi APBD sebesar Rp3,4 triliun. Efisiensi anggaran berdasarkan pada pemetaan berbagai pos alokasi. Rencananya, anggaran itu akan dialokasikan untuk program-program yang menyejahterakan masyarakat. 

Adanya program prioritas yang ia sebut akan diguyur menggunakan dana efisiensi tersebut di antaranya meningkatkan infrastruktur jalan, pendidikan, hingga pertanian. Anggaran efisiensi selanjutnya juga akan digunakan untuk peningkatan infrastruktur pertanian, mengingat Jawa Tengah menjadi salah satu lumbung pangan. 

Luthfi mengakui, hingga kini masih banyak jalan provinsi di Jawa Tengah yang masih perlu dilakukan perbaikan. Untuk itu, ia telah memerintahkan penambalan terlebih dahulu jelang lebaran 2025 ini. Setelahnya akan dilakukan peningkatan jalan. 

Tetapi pekerjaan itu akan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.

Editorial Team

Related Article