Cara Baca Kode di Dinding Ban Mobil/Motor: 5 Angka dan Huruf Rahasia

- Kode dinding ban seperti 195/55 R16 87V memuat spesifikasi keselamatan, performa, daya angkut, dan batas kecepatan kendaraan.
- Angka awal menunjukkan lebar telapak dalam milimeter, sedangkan angka setelah garis miring adalah persentase tinggi dinding ban terhadap lebarnya.
- Huruf R menandakan konstruksi radial, angka berikutnya ukuran velg, dua angka terakhir indeks beban, dan huruf akhir batas kecepatan aman.
Semarang, IDN Times - Banyak dari kita yang rutin memanaskan mesin atau mencuci kendaraan kesayangan, tapi sering kali abai pada satu komponen paling krusial: ban. Padahal, ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan aspal.
Jika Anda pernah memperhatikan dinding ban (sidewall), terdapat deretan angka dan huruf seperti 195/55 R16 87V. Kode-kode ini bukan sekadar pajangan atau nomor produksi acak, melainkan spesifikasi keselamatan yang menentukan performa, daya angkut, hingga batas kecepatan maksimal kendaraan Anda.
Berikut adalah panduan membaca 5 kode rahasia di dinding ban yang wajib Anda ketahui agar tetap aman di jalan raya!
1. Angka Pertama: Lebar Telapak Ban (Tread Width)

ilustrasi isi tekanan angin ban mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio) Angka paling depan pada kode ban menunjukkan lebar telapak ban dalam satuan milimeter (mm).
Contoh: Pada kode 195/55 R16, artinya lebar telapak ban tersebut adalah 195 mm.
Fungsi: Semakin lebar telapak ban, semakin luas area kontak ban dengan jalan (daya cengkeram lebih kuat), tetapi gesekan dan konsumsi bahan bakar juga akan sedikit meningkat.
2. Angka Kedua: Profil atau Ketebalan Ban (Aspect Ratio)

ilustrasi ban bocor, kempis, ganti ban mobil (pexels.com/Ron Lach) Angka setelah tanda garis miring (/) menunjukkan rasio tinggi dinding ban terhadap lebarnya, dinyatakan dalam bentuk persentase (%).
Contoh: Pada kode 195/55 R16, angka 55 berarti tinggi dinding ban adalah 55% dari lebar 195 mm (sekitar 107,25 mm).
Catatan: Semakin kecil angkanya, ban akan terlihat semakin tipis (low profile). Ban tipis membuat manuver terasa lebih stabil, namun bantingan suspensi menjadi lebih keras.
3. Huruf dan Angka Ketiga: Konstruksi dan Ukuran Velg

Ilustrasi ban mobil (magnific.com) Kombinasi huruf dan dua angka berikutnya menunjukkan struktur internal ban serta diameter velg yang pas.
Huruf (R): Berarti konstruksi ban menggunakan teknologi Radial. Hampir semua mobil dan motor modern saat ini memakai jenis ini karena lebih awet dan stabil.
Angka (16): Menunjukkan diameter velg yang sesuai dalam satuan inci. Ban dengan kode R16 hanya bisa dipasang pada velg berukuran 16 inci.
4. Dua Angka Terakhir: Indeks Beban Maksimal (Load Index)

ilustrasi ban mobil (pexels.com/Mike Bird) Setelah ukuran velg, ada dua angka yang menunjukkan batas beban maksimal yang sanggup ditahan oleh satu ban.
Contoh: Angka 87 pada kode 87V.
Cara Baca: Angka ini adalah kode indeks, bukan bobot dalam kilogram langsung.
Kode 87 = Daya angkut maksimal 545 kg per ban. Jika mobil Anda memiliki 4 ban dengan indeks 87, maka total batas beban maksimal kendaraan beserta muatannya adalah 545 X 4 = 2.180 kg.
5. Huruf Terakhir: Kode Kecepatan Maksimal (Speed Rating)

ilustrasi ban bocor, kempis, ganti ban mobil (pexels.com/Ron Lach) Huruf paling akhir menggambarkan batas kecepatan tertinggi yang aman untuk dijalani oleh ban tersebut dalam kondisi beban optimal.
Contoh: Huruf V pada kode 87V.
Tabel Panduan Kecepatan:
S: Maksimal 180 km/jam
T: Maksimal 190 km/jam
H: Maksimal 210 km/jam
V: Maksimal 240 km/jam
W: Maksimal 270 km/jam


















.jpg)
