Sering kali kita mendapati akun Telegram tiba-tiba masuk ke dalam grup investasi kripto, arisan bodong, atau grup saham antah-berantah yang penuh dengan testimoni palsu. Hal ini terjadi karena secara setelan pabrik, Telegram mengizinkan siapa saja—termasuk akun robot (bot) milik penipu—untuk menambahkan nomor kamu ke grup mana pun tanpa izin.
Biar akun kamu aman dan terbebas dari spambot yang mengganggu, yuk ikuti panduan lengkap cara mengunci privasi Telegram berikut ini.
