Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cheat Sheet Basa Pemalangan: Logat Ngapak Bikin Langsung Dianggep Kayak Cah Kene!
pemandangan Gunung Slamet dari Desa Belik, Pemalang (Dok. Pribadi/Tamara Febriyanti)
  • Dialek Pemalang (Basa Pemalangan) adalah perpaduan unik antara Ngapak murni (Tegal/Banyumas) dan bahasa Jawa Pesisiran.

  • Kuncinya ada pada kata ganti utama seperti "Nyong" (Saya), kata kerja "Madang" (Makan), serta partikel penegas "Kie" dan "Gari".

  • Ucapkan vokal "A" tetap jernih (bukan "O") dan tebalkan hentakan konsonan "K" di akhir kata agar logat terasa natural.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Orang yang datang ke Pemalang bisa belajar bahasa Ngapak supaya terasa seperti warga sana. Mereka bisa bilang “kie” untuk ini dan “gari” untuk saja. Huruf A dibaca jelas. Saat beli Sate Loso dan Nasi Grombyang, orang bisa pesan makanan pakai kata-kata Pemalang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menguasai dialek lokal jelas jadi amunisi paling ampuh! Apalagi saat kamu mampir ke Pemalang untuk menikmati Nasi Grombyang, berburu Sate Loso, atau main ke daerah wisata, menggunakan sedikit Basa Pemalangan bakal bikin warga lokal langsung semringah dan menganggap kamu bukan turis nyasar.

Yuk, catat cheat sheet kosakata dan trik pelafalannya di bawah ini!

1. Kosakata Utama & Kata Ganti Harian

Suasana Stasiun Comal Pemalang yang dilewati kereta api. (IDN Times/Dok Humas Daop 4 Semarang)

Bahasa Indonesia

Dialek Pemalang

Contoh Penggunaan

Saya / Aku

Nyong / Inyong

"Nyong pan tuku Sate Loso." (Saya mau beli Sate Loso.)

Kamu

Kowe

"Kowe wis madang?" (Kamu sudah makan?)

Makan

Madang

"Ayuh madang disit!" (Ayo makan dulu!)

Mau ke mana?

Maring ndi?

"Pan maring ndi, Kang?" (Mau ke mana, Mas?)

Berapa harganya?

Pira regane?

"Pira regane kie?" (Berapa harganya ini?)

Jangan

Aja

"Aja kaya kuwe!" (Jangan seperti itu!)

Capek banget

Kesel temen

"Jan, bener-bener kesel temen." (Wah, capek banget.)

2. Ada 3 Aturan "Emas" Pelafalan Ngapak Pemalang

Curug Bengkawah Pemalang (google.com/maps/Entiz fishing)

Supaya logat kamu tidak terdengar kaku atau dibuat-buat, terapkan tiga trik pengucapan ini:

  1. Huruf "A" Tetap Dibaca "A" Murni:

    Berbeda dengan bahasa Jawa Jogja/Solo/Semarang yang mengucap "Sega" menjadi "Sego", orang Pemalang menyebutnya tetap "Sega" secara tegas.

  2. Konsonan "K" Dibaca Meletup (Glottal Stop):

    Jika ada kata berakhiran huruf "K" (seperti Bapak, Bapakne, Manjat), ucapkan huruf "K"-nya dengan jelas, tebal, dan sedikit dihentakkan di tenggorokan.

  3. Sisipkan Kata "Kie" dan "Gari":

    Dua kata ini adalah "bumbu rahasia" percakapan orang Pemalang.

    • Kie = Ini / nih (Contoh: "Pedes temen kie!" = Pedas banget nih!)

    • Gari = Tinggal / saja (Contoh: "Gari mangan" = Tinggal makan saja)

Latihan Percakapan di Warung Sate/Nasi Grombyang

ilustrasi sate loso (Instagram.com/madam_icip)

Kamu: "Nyuwun sewu Kang, Nyong pan pesan Sate Loso karo Nasi Grombyang siji."

(Permisi Mas, Saya mau pesan Sate Loso sama Nasi Grombyang satu.)

Penjual: "Biasa apa pedes, Mas?"

Kamu: "Sing pedes kie, Kang! Wis suwe ora madang kuliner Pemalang."

(Yang pedas dong, Mas! Sudah lama tidak makan kuliner Pemalang.)

Dengan berbekal istilah-istilah di atas, dijamin interaksi kamu di Pemalang bakal jauh lebih akrab dan makin seru!

Kosakata atau ekspresi Ngapak Pemalang mana nih yang paling unik dan ingin kamu coba praktikkannya duluan?

Curated For You

Editorial Team

Related Article