Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dapat Kiriman Beras Impor Kamboja, Nana Sudjana: Buat Mempertahankan Hidup!
Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana bersama Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi memperlihatkan butiran beras yang diimpor dari Kamboja kepada para wartawan yang meliput kegiatan pengecekan kualitas beras impor Kamboja di lokasi Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Semarang, IDN Times - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengecek langsung kondisi beras impor dari Kamboja, Kamis (2/11/2023).

Pengecekan dilakukan Nana di tempat Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) yang letaknya di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas. 

1. Nana Sudjana: Pangan jadi prioritas untuk pertahankan hidup

Salah satu peti kemas berisi beras impor dari Kamboja yang dibuka petugas TPKS terlihat dicek ulang oleh Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana dan rombongan Bapanas. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Menurut Nana, beras sebagai bahan pangan menjadi prioritas utama untuk dijaga dengan baik. Bahkan, Nana menganggap bahwa adanya beras bisa dimanfaatkan untuk mempertahankan hidup. 

"Pangan menjadi prioritas utama dalam pembangunan ekonomi nasional, karena merupakan kebutuhan dasar yang paling esensial bagi manusia untuk mempertahankan hidup," kata Nana usai meninjau bongkar muat beras impor Kamboja. 

2. Nana lakukan program untuk bantu masyarakat

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana berjalan beriringan dengan Mendag Zulkifli Hasan saat menghadiri acara pertemuan dengan serikat penerbitan surat di Gimana Tower Hotel Semarang. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Adapun, stok beras wilayah Jateng tahun 2023 mencapai 6,37 juta ton lebih. Sementara angka kebutuhannya hanya sebesar 3,96 juta ton. Dengan demikian, masih terdapat surplus 2,41 juta ton. 

Ia mengaku adanya produksi beras yang surplus menunjukkan perhatian serius pihaknya pada persoalan pangan. Upaya menjaga stok pangan juga dalam rangka untuk mengendalikan angka inflasi.

3. Nana Sudjana: Allhamdulillah inflasi di bawah tiga

Ilustrasi inflasi (pinterest)

Nana mengatakan, angka inflasi Jawa Tengah pada September 2023 (year on year) sebesar 2,49 persen. Dalam rilis terbaru BPS, tingkat inflasi Oktober 2023 secara year on year sebesar 2,81 persen. 

Angka ini masih berada di rentang sasaran target inflasi, yaitu 3,0 plus minus 1.

"Jadi alhamdulillah inflasinya di bawah tiga. Ini berkat kerja sama yang baik dengan Badan Pangan Nasional maupun kemudian Bulog," sambungnya. 

4. Kepala Bapanas memuji Nana Sudjana

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi. (dok. Bapanas)

Di tempat yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi gembira dengan langkah Pemprov Jateng saat memastikan kecukupan stok beras. 

Arief ikut memuji Nana yang turun ke lapangan sendiri, untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pangan. 

"Beliau ini salah satu gubernur terbaik, kepala dinasnya juga kepala dinas terbaik, yang melakukan SPHP (Stabilitasasi Pasokan Harga Pasar) dan inflasi Jateng terjaga," ujarnya.

Editorial Team

Related Article