potret AHY dan Annisa Pohan bukber di Kementerian ATR/BPN (instagram.com/agusyudhoyono)
Oleh karena itu, pihaknya harus berkoalisi untuk bisa mengusung calon pada Pilkada 2024 karena tak memenuhi 20 persen ambang batas dari total 50 kursi DPRD Kota Semarang.
Namun sesuai arahan pimpinan partainya, nantinya tetap berkomitmen mengusung kadernya sendiri pada Pilkada 2024. Untuk keputusan siapa tokoh atau kader yang diusung akan menunggu pengumuman dari AHY.
Selain itu, partainya juga akan membuka penjaringan. Meski demikian, informasi pembukaan penjaringan masih menunggu intruksi dari DPP. "Kita butuh koalisi, karena tak bisa berdiri sendiri," urainya.
Soal arah mana koalisinya untuk Pilwakot Semarang, ia menegaskan semestinya bisa seperti Koalisi Indonesia Maju (KIM). Tapi politik kan dinamis, Pilpres dan Pilkada berbeda kondisinya. Kita lihat saja nanti ke depan," ujar Liluk.