Di Sela Tangani Dampak Banjir, Petugas KAI di Pekalongan Cek Kesehatan

Pekalongan, IDN Times - KAI Daop 4 Semarang terus berupaya maksimal dalam melakukan proses normalisasi jalur kereta api di Pekalongan yang terdampak banjir selama dua hari terakhir. Di tengah tantangan cuaca ekstrem, KAI memberikan perhatian khusus pada kesehatan fisik dan mental para petugas di lapangan.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa KAI menyadari beratnya medan normalisasi yang mengharuskan petugas bekerja di tengah genangan air dan cuaca yang tidak menentu.
"Oleh karenanya KAI Daop 4 Semarang menerapkan sistem manajemen kesehatan yang ketat bagi ratusan petugas prasarana yang bekerja secara bergantian setiap hari," kata Luqman dalam keterangan yang diterima IDN Times, Minggu sore (18/1/2026).
Luqman menjelaskan bahwa KAI Daop 4 Semarang menerapkan sistem shift yang lebih pendek guna mencegah kelelahan ekstrem bagi petugas di titik-titik banjir.
Kemudian KAI Daop 4 Semarang juga menyediakan dukungan medis dengan mengerahkan Tim Kesehatan KAI untuk bersiaga di lapangan guna memberikan pemeriksaan kesehatan rutin, pemberian vitamin, serta pemenuhan asupan nutrisi yang cukup bagi para petugas.
Dukungan psikologis juga diberikan melalui kehadiran para pimpinan di lapangan yang memberikan motivasi secara langsung guna menjaga mental petugas agar tetap optimis dan fokus dalam mempercepat perbaikan jalur demi keselamatan perjalanan KA.
"Prioritas kami adalah memastikan jalur kembali aman digunakan dalam waktu singkat tanpa mengesampingkan keselamatan dan kesejahteraan petugas kami yang bekerja siang-malam. Kami juga berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi penumpang KA yang perjalanannya terganggu sebagai bentuk empati dan tanggung jawab kami," ujar Luqman.
Hingga saat ini, proses penguatan badan jalan rel terus dilakukan dengan menambah material pemberat (balas) dan penyedotan debit air menggunakan pompa berkapasitas tinggi. KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat untuk terus memantau kanal resmi perusahaan untuk perkembangan terkini.


















