Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Siloam Srondol Tangani Ortopedi Dan Jantung Dengan Perkuat Teknologi

Siloam Srondol Tangani Ortopedi Dan Jantung Dengan Perkuat Teknologi
Layanan Siloam Ambulance Call Center (SACC) (Dok. Siloam Hospital)
Intinya Sih
  • Siloam International Hospitals memperkuat layanan kesehatan di Semarang dengan membangun Siloam Hospitals Semarang Srondol untuk menangani kasus kompleks dan meningkatkan sistem rujukan medis.
  • Rumah sakit ini dikembangkan melalui pendekatan clinical strategy, menghadirkan layanan komprehensif serta menjadi Center of Excellence di bidang ortopedi, jantung, dan saraf dengan dukungan teknologi modern.
  • Dilengkapi fasilitas canggih seperti Cathlab, MRI, dan C-Arm, Siloam Srondol siap beroperasi pada kuartal tiga 2026 sebagai rumah sakit rujukan stroke dan nyeri dada di Jawa Tengah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Lebih dari 50 persen warga Kota Semarang tercatat memiliki risiko tinggi terhadap penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes. Warga kategori tersebut kebanyakan berada pada usia produktif.

Dari data BPJS Semarang tahun 2022, penyakit tidak menular beresiko menimbulkan stroke dan sakit jantung.

Di saat yang sama, kebutuhan akan spesialis neurologi, kardiologi, dan ortopedi terus meningkat seperti data ketersediaan tenaga medis Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Seiring dengan preferensi masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan rumah sakit swasta, kondisi ini menegaskan pentingnya penguatan layanan dasar dan layanan kritis di wilayah tersebut.

Table of Content

1. Siloam lakukan sinergi fasilitas sistem rujukan

1. Siloam lakukan sinergi fasilitas sistem rujukan

Tim Siloam Ambulance Call Center (SACC) (dok. Siloam Hospital)
Tim Siloam Ambulance Call Center (SACC) (dok. Siloam Hospital)

Sebagai jaringan rumah sakit swasta terbesar di Indonesia, Siloam International Hospitals terus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan nasional, khususnya dalam penyediaan layanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan ditopang tenaga medis andal serta teknologi modern.

Komitmen ini diwujudkan melalui persiapan operasional Siloam Hospitals Semarang Srondol, untuk memperluas kapasitas layanan kesehatan di Kota Semarang dan kawasan Jawa Tengah untuk penanganan kasus dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi serta peningkatan kebutuhan layanan rujukan.

Siloam juga memperkuat kolaborasi dengan komunitas medis melalui kegiatan Semarang Doctors Iftar Night. Selain momentum silaturahmi bersama sekitar 70 dokter spesialis di Kota Semarang, forum ini juga bertujuan untuk membangun sinergi menjelang pengoperasian fasilitas sistem rujukan.

“Kehadiran Siloam Hospitals Semarang Srondol menjadi wujud nyata visi kami untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas. Melalui fasilitas ini, kami ingin memastikan masyarakat Semarang dan wilayah sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan terbaik, aman, dan nyaman, didukung tenaga medis berpengalaman serta teknologi medis terkini,” ujar CEO Siloam International Hospitals Caroline Riady dalam gelaran diskusi Semarang Doctors Iftar Night.

2. Siloam Hospitals Semarang Srondol dikembangkan melalui pendekatan clinical strategy

IMG-20260309-WA0064.jpg
Caroline Riady, Chief Executive Officer RS Siloam memberikan edukasi kepada para pengunjung seminar. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Turut hadir Presiden Director Siloam International Hospitals, David Utama.

Chief Medical Officer Siloam International Hospitals, dr Grace Frelita, menyampaikan Siloam Hospitals Semarang Srondol dikembangkan melalui pendekatan clinical strategy yang menekankan perancangan layanan komprehensif sejak awal operasional.

"Selain menghadirkan layanan dasar seperti bedah umum, penyakit dalam, serta ibu dan anak, rumah sakit ini juga dipersiapkan sebagai Center of Excellencedi bidang ortopedi, jantung, dan saraf melalui integrasi teknologi, kompetensi klinis, serta clinical pathway yang terstandarisasi," katanya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Selasa (10/3/2026).

3. Begini fasilitas yang dimiliki Siloam Srondol

ilustrasi medis (pixabay.com/sasint)
ilustrasi medis (pixabay.com/sasint)

Investasi teknologi seperti C-Arm, Cathlab, MRI, serta mikroskop bedah saraf—didukung tim dokter spesialis ortopedi, jantung dan pembuluh darah, saraf, bedah saraf, anestesi, radiologi, serta rehabilitasi medik—menjadi bagian dari strategi pengembangan kapabilitas klinis terintegrasi.

Hal ini memungkinkan Siloam Hospitals Semarang Srondol diposisikan sebagai Stroke Ready Hospital dan Chest Pain Ready Hospital, sekaligus menghadirkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat Semarang dan Jawa Tengah.”

Berlokasi di Jalan Semarang-Surakarta, Kelurahan Srondol Kulon, Banyumanik, Semarang, Siloam Hospitals Semarang Srondol punya kapasitas 150 tempat tidur, lebih dari 40 ruang rawat jalan, 10 ruang perawatan intensif (ICU/HCU), 4 ruang perawatan bayi (NICU), serta 10 ruang isolasi.

Infrastruktur medis yang disiapkan mencakup layanan diagnostik dan imaging modern seperti MRI 1.5T, CT 128-slice, rontgen, USG, Echo, dan elektroensefalografi (EEG), serta kesiapan tindakan minimal invasif dan ortopedi presisi melalui CArm. Fasilitas tersebut akan memperkuat penanganan kasus jantung, ortopedi, saraf, dan kegawatdaruratan lainnya di Semarang dan Jawa Tengah.

Sejak 2018, Siloam telah melayani masyarakat Semarang dengan lebih dari 20.000 kunjungan pasien dan lebih dari 1.000 tindakan operasi setiap tahun. Kehadiran Siloam Hospitals Semarang Srondol diharapkan semakin meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan kesehatan di wilayah ini. Siloam menargetkan fasilitas ini mulai melayani masyarakat pada kuartal tiga tahun 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More